Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sangkulirang-Mangkalihat Dibidik Jadi Geopark Kelas Dunia, Kaltim Kebut Persiapan

📅 Kamis, 07 Mei 2026, 10:28 WIB | Oleh:
Sangkulirang-Mangkalihat Dibidik Jadi Geopark Kelas Dunia, Kaltim Kebut Persiapan Doc: Antara Foto
Ket. Pengunjung menelusuri Gua Beloyot di Kampung Merabu, Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan percepatan dan pemantapan dokumen serta persiapan lapangan guna memastikan kawasan Sangkulirang-Mangkalihat lolos verifikasi nasional pada Juli 2026 untuk diusung sebagai geopark kelas dunia.

"Kami sedang melakukan akselerasi untuk menyinkronkan dokumen rencana induk sesuai arahan Bappenas, serta memperkuat visibilitas di lapangan agar standar nasional terpenuhi dengan sempurna," ujar Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim Ririn Sari Dewi di Samarinda, Kamis.

Upaya ini, kata dia, menjadi bukti komitmen pembangunan daerah (pemda) yang tidak hanya berfokus pada Ibu Kota Nusantara (IKN), melainkan juga pada pelestarian pesona geologi dunia yang tersimpan di hutan Benua Etam.

"Fokus utama tim gabungan lintas daerah saat ini adalah penyempurnaan dokumen rencana induk yang mencakup pengelolaan jangka panjang kawasan konservasi tersebut," ungkap Ririn.

Pemerintah daerah juga mulai melakukan upaya konkret melalui pembangunan gerbang identitas di titik-titik masuk kawasan serta pemasangan branding masif di bandara utama Kabupaten Berau dan Kutai Timur.

Secara teknis, lanjutnya, kawasan karst kebanggaan Kaltim memiliki kekayaan geologi yang terdiri dari 26 geosite, tujuh situs keanekaragaman hayati, dan dua situs budaya yang siap dinilai oleh tim verifikator nasional.

"Kemudian, fenomena alam air dua rasa di Labuan Cermin serta kerucut karst di Desa Merabu diproyeksi menjadi daya tarik utama dalam membuktikan keunggulan nilai universal kawasan ini kepada dunia luar," lanjut Ririn.

Selain aspek geologi, kata Ririn, penguatan kelembagaan melalui pelibatan akademisi, praktisi, dan birokrat profesional menjadi prioritas utama guna memastikan tata kelola yang berkelanjutan.

Pemerintah juga sedang mengkaji secara mendalam opsi pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) agar pengelolaan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat pada masa depan dapat berjalan secara lebih lincah dan mandiri.

Pihaknya juga menggenjot program pemberdayaan masyarakat adat, seperti yang telah berjalan di Kampung Budaya Merabu, menjadi pilar penting dalam menghubungkan status perlindungan alam dengan peningkatan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata.

"Jika verifikasi nasional ini berjalan sukses, Geopark Sangkulirang-Mangkalihat disodorkan menjadi kandidat untuk diusulkan masuk ke dalam UNESCO Global Geopark," jelas Ririn.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.