Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kelola BBM Subsidi, KAI Komitmen Jaga Transparansi dan Efisiensi Operasional

📅 Rabu, 25 Feb 2026, 22:10 WIB | Oleh:
Kelola BBM Subsidi, KAI Komitmen Jaga Transparansi dan Efisiensi Operasional Doc: Istimewa
Ket. PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan pengelolaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi tahun 2026 dijalankan sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG). Langkah ini ditempuh guna menjaga kesinambungan layanan angkutan penumpang dan barang secara efisien, terukur, dan akuntabel.

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan pengelolaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi tahun 2026 dijalankan sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG). Langkah ini ditempuh guna menjaga kesinambungan layanan angkutan penumpang dan barang secara efisien, terukur, dan akuntabel.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa pada 2026 perseroan memperoleh kuota BBM subsidi berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Republik Indonesia Nomor 99/P3JBT.KOM/BPH.DBBM/2025. Keputusan tersebut mengatur penetapan kuota Jenis BBM Tertentu jenis minyak solar (gas oil) untuk sarana transportasi darat berupa kereta api umum penumpang dan barang tahun 2026.

Berdasarkan keputusan itu, total kuota BBM subsidi yang dialokasikan kepada KAI pada 2026 sebesar 214.342.000 liter. Alokasi tersebut mencakup kereta penumpang sebesar 191.022.000 liter serta kereta barang untuk komoditas klinker, parcel, peti kemas, dan semen dengan total 23.320.000 liter.

Kuota tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas operasional sarana berbasis diesel di berbagai wilayah layanan. Sepanjang Januari 2026, realisasi penggunaan BBM subsidi tercatat sebesar 18.545.805 liter sesuai perencanaan operasi dan mekanisme pengawasan internal terintegrasi.

Dari sisi layanan penumpang, dukungan energi tersebut menopang kelancaran perjalanan Kereta Api Jarak Jauh maupun KA Lokal. Pada Januari 2026, KAI melayani 4.797.504 pelanggan atau tumbuh 5,30 persen dibandingkan Januari 2025 sebanyak 4.555.974 pelanggan.

Peningkatan jumlah pelanggan tersebut mencerminkan mobilitas masyarakat yang tetap terjaga melalui moda transportasi rel. Kereta api dinilai memiliki kapasitas angkut besar serta efisiensi energi yang kompetitif dibanding moda darat lainnya.

Pada sektor angkutan barang, ketersediaan BBM subsidi turut mendukung distribusi komoditas strategis nasional. Komoditas seperti semen, klinker, peti kemas, dan parcel diangkut secara terjadwal untuk menjaga kelancaran rantai pasok antarwilayah.

Anne menyampaikan apresiasi atas dukungan dan koordinasi yang terjalin antara KAI dan regulator sektor energi. Kolaborasi tersebut memastikan ketersediaan BBM subsidi bagi transportasi publik tetap terjaga dan dimanfaatkan sesuai ketentuan.

"Kami berkomitmen mengelola setiap alokasi BBM subsidi secara transparan dan bertanggung jawab. Sinergi yang kuat antara regulator dan operator menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan layanan penumpang dan distribusi logistik nasional," pungkas Anne.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.