Sabar/Reza Lolos, Tim Olimpiade 'Gatot'
📅 Sabtu, 08 Jun 2024, 07:13 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Koran Jakarta/Fajar AM
JAKARTA - Dengan permainan menawan ganda Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani lolos ke semifinal Indonesia Open 2024. Mereka menang 21-17, 14-21, 21-16 atas Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan (Taiwan) dalam duel 58 menit di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (7/6)
Sementara itu, pasuka yang akan berlaga di Olimpiade Paris gagal total alias gatot. Tak satu pun ke semifinal. Kekalahan Gregoria Mariska Tunjung di perempat final Indonesia Open 2024 membuat Tim Olimpiade Indonesia gagal menembus babak semifinal.
Gregoria jadi harapan terakhir dari Tim Olimpiade Indonesia. Namun dia kalah 8-21, 18-21 dari wakil Tiongkok Wang Zhi Yi dalam laga perempat final yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (7/6).
Lima wakil Indonesia yang akan bertanding di Olimpiade Paris 2024, sebelumnya telah lebih dulu tersingkir. Di nomor tunggal putra, Jonatan Christie dan Anthony Ginting kalah di babak pertama. Jonatan tumbang di hadapan Leong Jun Hao, 13-21, 21-16, 12-21 sedangkan Anthony kalah saat berhadapan dengan Kenta Nishimoto, 21-17, 11-21, 8-21.
Di nomor ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto juga tersungkur di babak pertama. Fajar/Rian kalah saat berhadapan dengan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, 14-21, 17-21. Di nomor ganda putri, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva tersingkir di babak 16 besar. Apri/Fadia kalah saat menghadapi wakil Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, 18-21, 19-21.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sedangkan di nomor ganda campuran, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari tersisih di babak pertama. Rinov/Pitha kalah dari Yang Po Hsuan/Hu Ling Fang, 16-21, 21-18, 17-21.
Pertandingan cabang olahraga bulutangkis di Olimpiade Paris 2024 akan berlangsung 27 Juli hingga 5 Agustus. Setelah Indonesia Open, masih ada satu turnamen yaitu Australia Open.
Namun sejauh ini belum jelas pemain dari Tim Olimpiade yang ambil bagian di turnamen tersebut. Tim Olimpiade Indonesia sendiri masih punya waktu sekitar 1,5 bulan untuk bersiap dan berbenah jelang tampil lebih baik di Olimpiade.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, kekalahan Gregoria juga membuat sektor tunggal putri melanjutkan tanpa gelar di Indonesia Open yang telah berlangsung selama 23 tahun. Pemain Indonesia yang menjadi juara tunggal putri di Indonesia Open terakhir adalah Ellen Angelina yang saat itu mengalahkan wakil China Wang Chen di partai final tahun 2001.
Gregoria gagal mengulangi kemenangan atas Wang seperti yang didapatnya di Singapore Open pekan lalu. Kekalahan ini membuat rekor pertemuan kedua pemain menjadi imbang 3-3. Atlet yang disapa Jorji itu tidak puas dengan permainannya. Di sisi lain, pemain kelahiran Wonogiri ini juga mengaku tak mudah menembus pertahanan Wang Zhi Yi.
"Permainan yang sangat tidak memuaskan, saya sendiri tidak puas. Ada catatan bagus juga karena di gim kedua, walau tertinggal jauh, saya masih mau maksa," ujarnya.
"Harus diakui, lawan susah sekali untuk dimatikan. Saya rasa bola itu bisa mati, tapi lawan bisa mengembalikan" sambungnya.
Hasil laga perempat final lain, ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja lebih dulu tersingkir usai dikalahkan pasangan Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai 16-21, 17-21. ben/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!