Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kompolnas: Penanganan Narkoba Harus Sentuh Pencucian Uang, Bukan Sekadar Pemaka

📅 Kamis, 26 Feb 2026, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kompolnas: Penanganan Narkoba Harus Sentuh Pencucian Uang, Bukan Sekadar Pemaka Doc: Antara
Ket. Kompolnas menggelar FGD yang mengusung tema "Strategi Pencegahan dan Penegakan Hukum Terhadap Penyalahgunaan Narkotika Oleh Personel Polri" di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (26/2).

Jakarta - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendorong Polri untuk juga mengusut tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kasus penyalahgunaan narkoba.

Sekretaris Kompolnas Arief Wicaksono dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (26/2), mengatakan bahwa kasus penyalahgunaan narkoba adalah kejahatan luar biasa (extraordinary crime).

“(Kasus narkoba) masuk dalam salah satu visi Astacita-nya Pak Presiden. Jadi, ini luar biasa,” ucapnya.

Guna menghentikan peredaran narkoba di Tanah Air, ia pun mendorong agar penanganan narkoba tidak hanya sekadar pidana penyalahgunaan barang haram tersebut, tetapi juga pencucian uang.

“Jangan hanya kasus narkotika saja yang ditangani, tetapi juga ada tadi kalau nerima duit bisa masuk korupsi, bisa masuk TPPU,” katanya.

Lebih lanjut, Arief juga mendorong agar anggota yang menangani narkoba untuk mendapatkan perlindungan kesejahteraan hidup.

Menurutnya, anggota yang menangani kasus narkoba, terlebih yang masuk di dalam jaringan bandar, bekerja dengan risiko tinggi.

“Jadi, ini, ‘kan, tidak diperhitungkan, tidak didukung ketika mereka mendapatkan kecelakaan, bahkan meninggal,” imbuhnya.

Purnawirawan Polri itu mencontohkan ketika dirinya bertugas di Bosnia dalam misi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Pada saat itu, ia mendapatkan jaminan apabila mengalami kecelakaan kerja.

Oleh sebab itu, ia mendorong agar ada perlindungan kesejahteraan bagi anggota yang menangani kasus narkoba.

Pada Kamis ini, Kompolnas menggelar FGD yang mengusung tema "Strategi Pencegahan dan Penegakan Hukum Terhadap Penyalahgunaan Narkotika Oleh Personel Polri".

Forum tersebut dihadiri sejumlah pembicara dan peserta aktif, di antaranya Pakar TPPU Yenti Garnasih, Akreditor Propam Kepolisian Utama TK II Divpropam Polri Kombes Pol. Armaini, Deputi Hukum dan Kerja Sama BNN RI Agus Irianto, dan Wakil Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Pol. Sunaryo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Olahraga
Alwi Tersingkir dari French...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.