Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

RI Incar Kanada Jadi Mitra Emas Ekspor CPO dan Peternakan

📅 Kamis, 31 Jul 2025, 18:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
RI Incar Kanada Jadi Mitra Emas Ekspor CPO dan Peternakan Doc: ANTARA/HO-Humas Kementan
Ket. Mentan Andi Amran Sulaiman (kiri) menerima kunjungan Menteri Pertanian dan Pangan Kanada Heath MacDonald (kanan) secara terbatas di Jakarta, Kamis (31/7/2025).

JAKARTA - Kerja sama dengan Kanada sangat penting bagi Indonesia, terutama dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan keamanan. 

Kerja sama ini dapat memberikan dampak positif pada profesionalisme prajurit, pengembangan ekonomi, dan upaya mengatasi tantangan global seperti perubahan iklim. 

Selain itu, Kanada adalah mitra penting dalam perdagangan dan investasi, serta memiliki peran strategis dalam forum internasional. 

Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) menargetkan Indonesia menjadi eksportir utama Crude Palm Oil (CPO) atau minyak sawit mentah ke Kanada sekaligus memperkuat kerja sama strategis di sektor pertanian, hingga pengembangan peternakan.

“Kami mendorong ke depan, Indonesia menjadi eksportir utama CPO ke Kanada. Intinya kita memperkuat kerja sama dan saling menguntungkan,” kata Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman saat menerima kunjungan Menteri Pertanian dan Pangan Kanada Heath MacDonald secara terbatas di Jakarta, Kamis (31/7).

Menteri Pertanian dan Pangan Kanada Heath MacDonald diketahui melakukan perjalanan internasional, dengan Indonesia menjadi tujuan pertama.

Kunjungan itu menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra strategis yang disegani dalam diplomasi pertanian Kanada di kawasan Indo-Pasifik.

Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri mendiskusikan berbagai peluang kerja sama di tengah tantangan global seperti ketidakpastian iklim, tekanan geopolitik dan ancaman krisis pangan.

Mentan Amran menegaskan pentingnya kemitraan yang saling menguntungkan atau win-win untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan global.

Salah satu isu utama yang dibahas adalah peningkatan ekspor kelapa sawit Indonesia ke Kanada, di mana saat ini Indonesia menempati posisi kedua.

Selain sawit, peluang kerja sama juga terbuka lebar dalam pengembangan sektor peternakan, khususnya susu dan sapi hidup, transfer teknologi pertanian modern, dan ketahanan iklim.

Kanada juga menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan hubungan dagang dengan Indonesia, termasuk melalui implementasi Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) yang baru disepakati.

Menteri Heath MacDonald menegaskan hubungan yang kuat itu akan terus ditingkatkan melalui kemitraan strategis dan saling mendukung.

"Situasi geopolitik yang kita hadapi saat ini memberi kita peluang untuk meningkatkan perdagangan dengan Indonesia, mempererat persahabatan dan membangun keberlanjutan, khususnya di sektor pertanian," kata Menteri Heath.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.