Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kota Makassar Kini Punya 6 Mobil Tim Reaksi Cepat Tangani Anak Jalanan

📅 Kamis, 15 Jan 2026, 08:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kota Makassar Kini Punya 6 Mobil Tim Reaksi Cepat Tangani Anak Jalanan Doc: Pemkot Makassar
Ket. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat meluncurkan mobil TRC Saribattang untuk penanganan masalah sosial seperti anak jalanan di Makassar, Kamis (15/1/2026).

MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Sulawesi Selatan meluncurkan enam unit kendaraan operasional untuk penanganan dan penanggulangan masalah sosial seperti anak jalanan yang akan digunakan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Saribattang Dinas Sosial.

"Menurut saya, ini sesuatu yang sangat kreatif yang dilakukan oleh teman-teman di Dinas Sosial. Ini memperlihatkan bahwa ketika ada niat dan upaya, insyaallah akan berbuah hasil yang baik," ujarnya di Makassar, Kamis (15/1).

Munafri mengungkapkan, kebutuhan kendaraan operasional untuk kegiatan penjangkauan sosial sebelumnya telah disampaikan oleh Dinas Sosial.

Pemkot Makassar sendiri memaksimalkan sejumlah mobil aset daerah yang sudah lama tidak terpakai untuk direvitalisasi dan digunakan kembali.

"Saya disampaikan bahwa Dinas Sosial butuh kendaraan operasional untuk melakukan jangkauan-jangkauan terhadap kegiatan sosial yang akan dilaksanakan. Di bagian aset kita, ada beberapa mobil yang sebenarnya sudah lama tidak terpakai dan bisa dimaksimalkan dengan baik," katanya.

Munafri bahkan membuka peluang penambahan kendaraan jika masih terdapat aset serupa yang belum dimanfaatkan. Ia juga menegaskan, langkah ini seharusnya menjadi contoh bagi organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.

"Kalau masih ada, saya akan coba cek, dan kalau ada lagi akan saya serahkan. Ini juga harus menjadi contoh bagi dinas-dinas lain untuk terus berinovasi, tidak selalu menunggu anggaran besar," tegasnya.

Menurutnya, optimalisasi aset idle merupakan solusi cerdas dalam menghadirkan pelayanan publik yang efektif dan efisien.

Kendaraan-kendaraan yang telah di-branding oleh Dinas Sosial dinilai mampu menjawab kebutuhan lapangan, khususnya dalam penanganan persoalan sosial di Kota Makassar.

Meski demikian, Munafri juga mengingatkan pentingnya kesiapan teknis kendaraan agar operasional berjalan maksimal.

"Kalau mobil bekas memang harus disiapkan bengkelnya. Jangan sampai satu kali jalan, tiga kali mogok. Pastikan semuanya bisa berjalan dengan baik," terangnya.

Dia optimistis, dengan sedikit perbaikan, kendaraan-kendaraan tersebut masih sangat layak digunakan.

Kehadiran armada operasional ini diharapkan dapat mempercepat penanganan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

"Mudah-mudahan dengan hadirnya mobil ini, persoalan-persoalan sosial di Kota Makassar bisa lebih cepat kita selesaikan secara bersama-sama," ucap Munafri

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.