Revitalisasi Kota Tua Dikebut: Proyek MRT Jakarta Bakal Jadi Kunci Transformasi Kawasan
📅 Kamis, 09 Apr 2026, 20:20 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan komitmennya dalam mempercepat revitalisasi kawasan Kota Tua melalui pengembangan transportasi publik modern. Proyek MRT disebut akan menjadi kunci utama dalam mengubah wajah kawasan bersejarah tersebut menjadi pusat aktivitas yang lebih hidup dan terintegrasi.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan bahwa kehadiran MRT hingga Kota Tua akan membawa perubahan signifikan terhadap aksesibilitas kawasan. Ia menilai kemudahan transportasi menjadi faktor utama dalam menghidupkan kembali kawasan yang selama ini memiliki potensi besar namun belum tergarap maksimal.
"Game changer Kota Tua adalah MRT. Ketika MRT tersambung hingga Kota Tua pada 2029, kawasan ini akan berubah secara signifikan. Karena itu, konsep transit-oriented development (TOD) sudah kami siapkan sejak sekarang, termasuk kemudahan akses transportasi," tutur Pramono.
Pramono menjelaskan bahwa konsep transit-oriented development atau TOD akan menjadi fondasi utama dalam pengembangan kawasan Kota Tua. Melalui konsep ini, integrasi antara transportasi, ruang publik, dan pusat ekonomi akan dikembangkan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Pengembangan MRT tidak hanya berfungsi sebagai alat mobilitas, tetapi juga sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut. Akses yang lebih mudah diyakini akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan serta membuka peluang bagi pelaku usaha lokal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, peningkatan konektivitas melalui MRT akan memperkuat daya tarik investasi di kawasan Kota Tua. Investor dinilai akan lebih tertarik untuk mengembangkan usaha di kawasan yang memiliki akses transportasi yang baik dan terintegrasi.
Pemprov DKI Jakarta juga memastikan bahwa proses revitalisasi dilakukan secara bertahap dengan perencanaan yang matang. Pendekatan ini dilakukan agar pembangunan tetap menjaga nilai sejarah sekaligus menghadirkan fasilitas modern yang dibutuhkan masyarakat.
"Saya menginginkan pembangunan dilakukan secara bertahap dan konsisten, sehingga Kota Tua dapat menjadi destinasi wisata yang inklusif bagi semua kalangan," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pramono menambahkan bahwa Kota Tua akan menjadi salah satu ikon utama Jakarta di masa depan. Kawasan ini diharapkan mampu mencerminkan identitas kota global yang tetap berakar pada sejarah dan budaya.
Dengan dukungan MRT, kawasan Kota Tua diproyeksikan menjadi pusat kegiatan yang lebih dinamis dan inklusif. Transformasi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat serta meningkatkan daya saing Jakarta di tingkat internasional.
Secara keseluruhan, pengembangan MRT menjadi langkah strategis dalam menghidupkan kembali kawasan bersejarah tersebut. Pemerintah optimistis bahwa proyek ini akan membawa perubahan nyata bagi wajah Kota Tua dalam beberapa tahun ke depan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!