Rencana Suksesi Arne Slot: Frimpong dan Kerkez Jadi Pengganti Alexander-Arnold dan Robertson
📅 Senin, 09 Jun 2025, 08:25 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
LIVERPOOL — Meski berhasil membawa Liverpool menjuarai Liga Inggris di musim pertamanya, Arne Slot tidak membuang waktu untuk menyusun fondasi baru bagi masa depan klub. Dua nama yang langsung mencuat dalam rencana transisi ini adalah Jeremie Frimpong dan Milos Kerkez.
Frimpong telah resmi didatangkan dari Bayer Leverkusen dan diproyeksikan mengisi posisi bek kanan yang ditinggalkan Trent Alexander-Arnold, sementara Kerkez, bek kiri milik Bournemouth, disebut-sebut sebagai calon pengganti Andy Robertson yang kian termakan usia.
Keduanya datang dengan ekspektasi besar untuk meneruskan tradisi Liverpool yang sejak era Jürgen Klopp sangat mengandalkan peran bek sayap dalam pola serangan.
Trent Alexander-Arnold dan Andy Robertson bukan hanya bek sayap biasa. Duet ini mencatatkan sejarah sebagai bek dengan jumlah assist terbanyak sepanjang sejarah Liga Inggris: Alexander-Arnold dengan 64 dan Robertson dengan 60 assist.
Alexander-Arnold berkembang menjadi kreator utama dari sisi kanan, memadukan visi permainan dan akurasi umpan yang brilian. Awalnya sering melakukan overlap untuk memberi ruang bagi Mohamed Salah, ia kemudian bertransformasi menjadi gelandang bayangan yang membantu Liverpool membangun serangan dari kedalaman.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sayangnya, pergeseran peran ini serta beberapa cedera membuat kontribusinya menurun di musim 2024/25, hanya mencatatkan enam assist sebelum resmi bergabung dengan Real Madrid bulan Juni lalu.
Sementara Robertson, meski tidak seteknis Alexander-Arnold, dikenal karena semangat juangnya yang tak kenal lelah. Energinya di sisi kiri menjadi simbol etos kerja Liverpool. Namun performanya mulai menurun dalam dua musim terakhir, dengan beberapa kesalahan mencolok — termasuk kartu merah kontra Fulham — menimbulkan pertanyaan soal masa depannya di Anfield.
Jeremie Frimpong adalah pemain pertama yang direkrut Slot musim panas ini. Di bawah asuhan Xabi Alonso di Leverkusen, ia lebih sering bermain sebagai wing-back ofensif ketimbang bek tradisional. Gaya bermainnya cenderung menyisir sisi lapangan, mengandalkan kecepatan dan dribel untuk menciptakan peluang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di Liverpool, Frimpong berpotensi mengembalikan pola klasik ketika Alexander-Arnold sering membantu Salah dari sisi luar. Berbeda dengan pendahulunya yang masuk ke tengah, Frimpong cenderung memberikan lebar permainan dan menjadi pelari sejati di sayap kanan.
Di sisi lain, Milos Kerkez — bek kiri 21 tahun asal Hungaria — menampilkan gaya bermain yang lebih mendekati Robertson. Agresif, cepat, dan memiliki insting menyerang, Kerkez mencatatkan lima assist musim lalu untuk Bournemouth. Kombinasi potensialnya dengan rekan senegara, Dominik Szoboszlai, bisa menjadi senjata baru Liverpool di sisi kiri.
Jika transfernya terwujud, Kerkez kemungkinan besar akan mulai sebagai pelapis Robertson, dengan peluang menjadi starter utama seiring berjalannya musim.
Slot secara terbuka mengagumi model permainan Paris Saint-Germain, terutama bagaimana Nuno Mendes dan Achraf Hakimi beroperasi sebagai bek sayap menyerang. Setelah kekalahan dari PSG di babak 16 besar Liga Champions, Slot menyebut Hakimi sebagai “penyerang keempat” tim.
Ia bahkan membandingkan intensitas lari Conor Bradley dengan pemain Maroko itu, dan pendekatan ini mungkin menjelaskan kenapa Frimpong — yang jauh lebih ofensif daripada bek konvensional — menjadi pilihan utama Liverpool.
Di sisi kiri, seperti halnya Mendes di PSG, Kerkez dapat berfungsi sebagai penyeimbang: bertahan saat kanan naik, dan menyerang pada momen yang tepat. Kombinasi keseimbangan dan agresivitas inilah yang coba ditiru Slot untuk menjaga dinamika permainan Liverpool tetap tajam dan eksplosif.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!