Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Puluhan Pohon Tumbang Diterjang Angin Dievakuasi BPBD Lombok Tengah

📅 Kamis, 20 Mar 2025, 23:07 WIB | Oleh:
Puluhan Pohon Tumbang Diterjang Angin Dievakuasi BPBD Lombok Tengah Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Lombok Tengah
Ket. Pohon tumbang di wilayah Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB dampak cuaca ekstrem, Rabu (19/03/2025) malam.

LOMBOK TENGAH - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengevakuasi  puluhan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang sertai angin kencang yang terjadi di daerah setempat sejak Rabu (19/3)  hingga Kamis (20/3).

"Penanganan dampak cuaca ekstrem ini kami prioritaskan mengevakuasipohon tumbang yang menutup akses jalan," kata Kepala BPBD Lombok Tengah Ridwan Maruf di Lombok Tengah, Kamis (20/3).

Ia mengatakan cuaca ekstrem yang disertai angin kencang tersebut mengakibatkan puluhan pohon tumbang di beberapa ruas jalan di wilayah Kabupaten Lombok Tengah, baik di Kota Praya maupun di jalan Bypass, sementara sejumlah rumah warga tergenang air seperti di Kecamatan Praya Timur.

Selain itu, cuaca ekstrem juga mengakibatkan puluhan rumah warga rusak diterjang angin puting beliung di wilayah Kecamatan Batukliang Utara dan di beberapa kecamatan lainnya.

"Dari laporan sementara sekitar 40 rumah yang terdampak bencana alam di bulan Ramadhan ini," katanya.

1742473944_d7c01ede340f18b00ce7.jpeg

Ia mengatakan untuk evakuasi pohon tumbang yang menutupi akses jalan telah selesai dilaksanakan bersama personel TNI-Polri dan Damkar serta masyarakat.

Oleh karena itu, pihaknya saat ini sedang fokus melakukan penanganan dampak cuaca di beberapa wilayah lain.

"Petugas sedang di lapangan untuk melakukan pendataan dan membantu warga," katanya.

"Untuk korban jiwa tidak ada, namun puluhan rumah warga rusak disapu angin puting beliung," ujarnya menambahkan.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi dampak bencana hidrometeorologi pada pertengahan Ramadhan ini.

Selain itu, diharapkan masyarakat tidak membuang sampah ke sungai, sehingga tidak terjadi banjir saat cuaca ekstrem.

"Masyarakat kami imbau tetap waspada saat terjadi cuaca ekstrem," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.