Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Program Makan Bergizi Gratis Jadi Senjata Indonesia Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

📅 Kamis, 23 Okt 2025, 18:04 WIB | Oleh:
Program Makan Bergizi Gratis Jadi Senjata Indonesia Keluar dari Jebakan Middle Income Trap Doc: ANTARA/Uyu Septiyati Liman
Ket. Direktur Penyediaan dan Penyaluran Makanan Bergizi Wilayah II Badan Gizi Nasional (BGN) Nurjaeni memberikan sambutan dalam Sustainable Development Annual Conference (SAC) 2025 di Jakarta, Kamis (23/10/2025). Nurjaeni mengatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan strategi pemerintah agar Indonesia dapat keluar dari middle-income trap.

JAKARTA - Pemerintah menargetkan Indonesia keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini tak sekadar memastikan gizi anak terpenuhi, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal dengan melibatkan petani, nelayan, hingga UMKM desa.

Direktur Penyediaan dan Penyaluran Makanan Bergizi Wilayah II Badan Gizi Nasional (BGN) Nurjaeni mengatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu strategi pemerintah agar Indonesia dapat keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle-income trap).

Ia menuturkan, melalui program tersebut pemerintah berupaya untuk mengoptimalkan bonus demografi Indonesia dengan membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul, sehat, cerdas, dan produktif, yang diharapkan mampu memimpin Indonesia menjadi negara berpendapatan tinggi di masa depan.

“Harapannya kita bisa memanfaatkan bonus demografi ini menjadi kesempatan yang besar, yang baik, supaya kita keluar dari middle-income trap,” kata Nurjaeni dalam Sustainable Development Annual Conference (SAC) 2025 di Jakarta, Kamis.

Ia menyatakan, peningkatan kualitas gizi merupakan landasan penting dalam menyiapkan tenaga kerja produktif dan inovatif.

Ia mengatakan banyak negara maju sukses mencapai pertumbuhan tinggi bukan karena kekayaan sumber daya alam, tapi karena memiliki SDM unggul.

“Kita tentunya harus memiliki SDM yang berkualitas. Kita bisa lihat contoh banyak negara maju yang tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah, namun bisa menjadi negara maju,” ujarnya.

Selain perbaikan gizi bagi generasi muda Indonesia, Nurjaeni menyampaikan bahwa pelaksanaan MBG juga dirancang sebagai penggerak ekonomi lokal.

Ia memberikan rincian, dari setiap Rp15 ribu yang dialokasikan per paket, sebanyak Rp10 ribu digunakan untuk membeli bahan pangan dari petani, nelayan, dan peternak lokal.

Sementara Rp3 ribu untuk operasional dapur pengolahan pangan dan upah tenaga kerja dari masyarakat sekitar, serta Rp2 ribu untuk investasi pembangunan dapur tersebut.

Pihaknya bekerja sama dengan berbagai UMKM lokal, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan Koperasi Desa dalam mengoptimalkan rantai pasok pangan lokal untuk program tersebut.

“Jadi, uangnya kembali ke masyarakat. Ini semangatnya selain untuk meningkatkan status gizi (generasi muda), kita juga ingin meningkatkan kesejahteraan (ekonomi) masyarakat terutama di daerah,” ucap Nurjaeni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.