Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presiden Peru Menolak Mundur di Tengah Aksi Demo Menuntut Pengunduran Dirinya

📅 Sabtu, 14 Jan 2023, 15:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Peru Menolak Mundur di Tengah Aksi Demo Menuntut Pengunduran Dirinya Doc: AFP/Diego Ramos
Ket. Pengunjuk rasa menuntut presiden Peru Dina Boluarte mundur, memblokir jalan di Arequipa, kota terbesar kedua di negara itu.

LIMA - Presiden Peru Dina Boluarte, Jumat (13/1) bersikeras tidak akan mundur, setelah aksi protes dan pemblokiran jalan di seluruh negeri. Aksi tersebut menuntut pengunduran dirinya dan penangkapan pemimpin serikat buruh yang diduga terkait pemberontak Maois.

Pendukung presiden terguling Pedro Castillo berbaris dan membarikade jalan-jalan di sekitar negara Amerika Selatan itu sejak Desember, menuntut pemilu baru dan pencopotan Boluarte, penggantinya dan mantan wakil presiden.

"Beberapa suara yang datang dari faksi radikal meminta pengunduran diri saya, memprovokasi penduduk dalam kekacauan, kekacauan dan kehancuran," kata Boluarte dalam pidato yang disiarkan di TV pemerintah, Jumat (13/1) malam.

"Saya tidak akan mengundurkan diri. Komitmen saya bersama Peru."

Boluarte menyesalkan protes berubah menjadi kekerasan. Setidaknya 42 orang tewas dalam bentrokan dengan pasukan keamanan, termasuk seorang polisi yang dibakar hidup-hidup di dalam kendaraan, sementara ratusan lainnya terluka.

"Saya tidak bisa berhenti mengulangi penyesalan saya atas kematian warga Peru dalam protes ini," katanya."Saya minta maaf atas situasi ini."

Tetapi dia menolak kemungkinan mengadakan majelis konstitusi seperti yang diminta pengunjuk rasa, menunjuk pada kesulitan yang dialami negara tetangga Peru, Chili, dalam menyusun dan menyetujui konstitusi baru.

"Itu tidak bisa terjadi dalam semalam," tambah Boluarte.

Sebelumnya pada Jumat, polisi di Peru mengumumkan penangkapan Rocio Leandro, seorang pemimpin serikat pekerja dari wilayah Ayacucho selatan-tengah yang diduga memiliki hubungan dengan pemberontak Maois, yang dituduh membiayai protes dan merekrut demonstran.

Juru bicara kepolisian Oscar Arriola mengklaim penangkapan Leandro membuktikan bahwa sisa-sisa pemberontak Maois Jalan Cemerlang terlibat dalam protes tersebut.

Arriola mengklaim Leandro adalah mantan anggota Shining Path yang dikenal sebagai "Kamerad Cusi".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.