Polisi Larang Warga Ponorogo Gelar 'Sound Horeg' dan Perang Sarung
📅 Senin, 23 Feb 2026, 00:01 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
PONOROGO - Polres Ponorogo, Jawa Timur, melarang penggunaan sound horeg dalam kegiatan sahur on the road (SOTR) serta aktivitas perang sarung selama bulan Ramadhan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo, Sabtu, mengatakan selain sound horeg dan perang sarung, pihaknya juga melarang aksi balap liar maupun penyalaan petasan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
"Saya mengimbau seluruh masyarakat Ponorogo agar menjalankan ibadah puasa dengan baik dan memanfaatkan bulan suci untuk kegiatan yang positif," kata Andin.
Dikutip dari Antara, ia menilai aktivitas seperti sound horeg dan perang sarung lebih banyak menimbulkan dampak negatif serta berpotensi memicu gangguan kamtibmas.
"Untuk kegiatan sound horeg dan perang sarung, kami minta ditiadakan karena lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kapolres menambahkan, seluruh jajaran Polsek telah diperintahkan meningkatkan patroli, khususnya pada malam hari hingga menjelang sahur, guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Polres Ponorogo juga membuka layanan pengaduan melalui call center 110 agar masyarakat dapat segera melaporkan jika menemukan potensi gangguan kamtibmas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!