PM Jepang Shigeru Ishiba dan Presiden AS Donald Trump Sepakat Bahas Tarif dalam Diskusi Produktif
📅 Jumat, 23 Mei 2025, 15:20 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Getty Images
JAKARTA - Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba menyatakan bahwa ia telah mengadakan pembicaraan telepon dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dan keduanya sepakat untuk menggelar diskusi yang "produktif" terkait pembicaraan tarif antara kedua negara. Dalam pernyataannya kepada wartawan, Ishiba menegaskan fokus Jepang tetap pada pendekatan investasi dibandingkan penerapan tarif baru.
“Investasi, bukan tarif,” kata Ishiba usai melakukan pembicaraan. Ia menegaskan bahwa Jepang tidak mengubah posisinya untuk terus mendesak Washington agar membatalkan seluruh kebijakan tarif terbaru yang telah diberlakukan terhadap barang-barang impor dari Jepang. Sebagai gantinya, Jepang akan terus mendorong investasi yang dapat menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan di wilayah Amerika Serikat.
Pembicaraan tersebut terjadi bersamaan dengan keberangkatan Menteri Revitalisasi Ekonomi Jepang, Ryosei Akazawa, menuju Washington untuk mengikuti perundingan putaran ketiga dengan perwakilan negosiator tarif AS. Pada perundingan sebelumnya, pihak AS belum menyetujui permintaan Jepang untuk mencabut tarif.
Dalam percakapannya dengan Trump, Ishiba mengatakan bahwa ia kembali menekankan sikap Jepang agar pemerintahan AS mencabut seluruh tarif baru atas impor dari Jepang. Namun, menurutnya, Trump tidak memberikan tanggapan spesifik mengenai permintaan tersebut. “Saya menyampaikan harapan saya agar diadakan diskusi yang produktif, dan kami setuju,” ujar Ishiba.
Saat ini, Amerika Serikat telah menerapkan tarif sebesar 25 persen atas impor mobil dari Jepang, sebuah sektor yang sangat vital dalam perdagangan kedua negara sekaligus menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi Jepang. Meskipun Trump telah mencabut sebagian tarif, ia tetap mempertahankan tarif tinggi terhadap produk baja dan aluminium dari Jepang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pembicaraan yang berlangsung selama sekitar 45 menit tersebut diinisiasi oleh Presiden Trump dan tidak hanya membahas isu tarif, tetapi juga menyentuh berbagai topik lainnya. Di antaranya termasuk kerja sama keamanan antara Jepang dan Amerika Serikat serta kunjungan terbaru Presiden Trump ke kawasan Timur Tengah.
Ishiba juga menambahkan bahwa kedua pemimpin telah sepakat untuk mengadakan pertemuan langsung dalam forum KTT Kelompok Tujuh (G7) yang akan diselenggarakan di Kanada bulan depan. Kesepakatan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju penyelesaian ketegangan perdagangan antara kedua negara sekutu tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!