Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PLTN Zaporizhzhia Terbakar, Russia-Ukraina Saling Menyalahkan

📅 Senin, 12 Agu 2024, 09:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
PLTN Zaporizhzhia Terbakar, Russia-Ukraina Saling Menyalahkan Doc: LE MONDE/TELEGRAM VOLODYMIR ZELENSKYY
Ket. Asap membubung dari menara pendingin PLTN Zaporizhzhia pada Minggu 11 Agustus 2024.

MOSKOW - Kyiv dan Moskow saling menyalahkan pada hari Minggu (11/8) setelah kebakaran terjadi di menara pendingin pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia, yang berada di bawah kendali pasukan Russia.

Ukraina, Russia, dan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) mengatakan tidak ada lonjakan tingkat radiasi yang terdeteksi atau dampak apa pun pada keselamatan nuklir.

Seorang pejabat yang ditunjuk di Moskow, Vladimir Rogov, mengatakan kebakaran di menara pendingin telah "padam sepenuhnya" dalam sebuah posting Telegram pada hari Senin (12/8).

Ia dan Yevgeny Balitsky, gubernur wilayah Zaporizhzhia Ukraina yang diangkat Moskow, menyalahkan "angkatan bersenjata Ukraina" atas insiden tersebut.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan dalam sebuah posting media sosial bahwa "penjajah Russia telah memulai kebakaran" di pabrik tersebut, menuduh mereka mencoba "memeras" Kyiv.

"Saat ini, tingkat radiasi masih dalam batas normal," imbuhnya. Balitsky dan layanan pers fasilitas tersebut juga melaporkan bahwa "latar belakang radiasi" di sekitar fasilitas tersebut masih dalam batas normal.

"Tidak ada dampak yang dilaporkan terhadap keselamatan nuklir," kata IAEA, yang memiliki para ahli yang ditempatkan di pabrik tersebut.

"Para ahli IAEA menyaksikan asap hitam pekat keluar dari wilayah utara ZNPP menyusul beberapa ledakan yang terdengar di malam hari," kata badan PBB itu dalam sebuah posting di platform media sosial X.

Dikatakan, pabrik tersebut telah melapor kepada mereka tentang "dugaan serangan pesawat tak berawak hari ini terhadap salah satu menara pendingin".

IAEA Minta Akses

Dalam pernyataan selanjutnya, IAEA mengatakan pihaknya telah meminta timnya untuk mendapatkan "akses segera ke menara pendingin guna menilai kerusakan".

Kyiv menuduh Russia sengaja memulai kebakaran.

"Russia harus bertanggung jawab atas hal ini. Hanya kendali Ukraina atas PLTN Zaporizhzhia yang dapat menjamin kembalinya keadaan normal dan keamanan penuh," kata Zelensky.

Menteri Dalam Negeri Ukraina mengatakan Kyiv "secara intensif memantau" tingkat radiasi dari stasiun meteorologi terdekat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.