Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pesawat Jatuh di Lautan Australia, 3 Wisawatan Tewas

📅 Rabu, 08 Jan 2025, 16:20 WIB | Oleh:
Pesawat Jatuh di Lautan Australia, 3 Wisawatan Tewas Doc: Istimewa
Ket. Pihak berwenang mengatakan mereka sedang menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat di pulau di dekat Perth, Australia Barat.

PERTH - Sebuah pesawat ringan jatuh saat lepas landas di tujuan wisata populer di Australia, menewaskan tiga orang dan melukai tiga lainnya, Rabu (8/1).

"Pesawat Cessna 208 Caravan milik pribadi itu jatuh ke laut setelah lepas landas dari Pulau Rottnest, sekitar 30 kilometer (18,6 mil) di sebelah barat Perth, sekitar pukul 4 sore waktu setempat," kata pihak berwenang. 

Dari Al Jazeera, korban tewas adalah seorang pria berusia 34 tahun asal Perth, seorang wanita berusia 65 tahun asal Swiss, dan seorang pria berusia 60 tahun asal Denmark, kata Perdana Menteri Australia Barat Roger Cook.

"Pikiran saya tertuju kepada keluarga dan sahabat para korban. Ini tentu sangat sulit bagi semua pihak yang terlibat," kata Cook kepada wartawan dalam sebuah konferensi pers.

Cook mengatakan kecelakaan itu terjadi di hadapan sejumlah besar wisatawan, termasuk keluarga dengan anak-anak.

"Setiap warga Australia Barat tahu bahwa Rottnest adalah tujuan wisata utama kami. Kejadian tragis seperti itu terjadi di depan begitu banyak orang, di tempat yang memberikan begitu banyak kegembiraan, terutama di saat seperti ini, sungguh menyedihkan," katanya.

Seorang pria Swiss berusia 63 tahun, seorang wanita Denmark berusia 58 tahun, dan pasangan Australia berusia 60-an diselamatkan dari lokasi kecelakaan.

Biro Keselamatan Transportasi Australia (ATSB) mengatakan pihaknya sedang menyelidiki penyebab kecelakaan itu.

"Sebagaimana dilaporkan kepada ATSB, saat lepas landas, pesawat amfibi tersebut bertabrakan dengan air, sebelum akhirnya berhenti dan sebagian tenggelam," kata badan tersebut dalam sebuah pernyataan.

“ATSB akan mengerahkan tim penyelidik keselamatan transportasi dari kantornya di Perth, Brisbane, dan Canberra, yang mengkhususkan diri dalam kinerja manusia, serta operasi dan pemeliharaan pesawat.”

Pulau Rottnest, juga dikenal dengan nama Pribumi Wadjemup, adalah salah satu tujuan wisata paling populer di Australia Barat, menarik lebih dari 800.000 pengunjung pada tahun 2023, menurut Dewan Pariwisata.

Cagar alam yang dilindungi ini terkenal dengan pantai berpasir putih dan flora serta fauna yang unik, termasuk quokka, marsupial nokturnal seukuran kucing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.