Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Personel KAI Cek Jalur Dekat Laut Jawa 24 Jam Demi Memastikan Keselamatan KA

📅 Kamis, 08 Agu 2024, 21:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Personel KAI Cek Jalur Dekat Laut Jawa 24 Jam Demi Memastikan Keselamatan KA Doc: ANTARA/Harianto
Ket. Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo diwawancara awak media di Semarang, Kamis (8/8/2024).

Semarang - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang, Jawa Tengah, menyiagakan personel 24 jam untuk melakukan pengecekan jalur lintasan khusus yang berada di kawasan dekat laut Jawa, demi memastikan keamanan dan keselamatan kereta saat melintas.

"Di situ kami dari teman-teman prasarana selalu menjaga dengan memeriksa trek atau lintasan tersebut dalam sehari ada beberapa titik juga yang dijaga 24 jam," kata Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo di Semarang, Kamis.

Dia menyampaikan, KAI menugaskan beberapa petugas untuk berjalan kaki memeriksa jalur rel guna memastikan keamanan lintasan kereta. Langkah ini penting karena lintasan dekat Laut Jawa, berpotensi terkena korosi air laut.

Bahkan pemeriksaan manual dilakukan sebagai langkah preventif, mengingat dampak korosi pada rel yang dapat membahayakan operasional kereta. Petugas secara berkala memantau kondisi jalur untuk mendeteksi kerusakan sejak dini.

"Selain bersiaga 24 jam, bahkan ada beberapa petugas kami yang jalan kaki memeriksa jalur rel tersebut juga," ujarnya.

Baginya, keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama KAI, dan pemeriksaan jalur rel merupakan bagian dari upaya menjaga standar keselamatan. KAI berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap perjalanan kereta berlangsung tanpa hambatan.

Franoto mengungkapkan, jalur peninggalan zaman Belanda itu terletak dari Stasiun Labuan menuju ke sebelah Stasiun Krengseng dan Stasiun Kuripan.

"Jalur itu tentu peninggalan dari zaman Belanda, dan beberapa masyarakat juga sangat senang ketika melewati lintasan trek tersebut dengan pemandangan laut," ucapnya.

Dia mengungkapkan, pemeriksaan intensif di wilayah pesisir merupakan tanggung jawab KAI untuk mencegah potensi gangguan yang disebabkan oleh faktor lingkungan. Tindakan ini sejalan dengan komitmen KAI dalam mewujudkan transportasi kereta yang aman dan andal.

Selain itu, keselamatan penumpang dan kelancaran operasional kereta api, tugas yang wajib dipenuhi KAI, dan pemeriksaan jalur merupakan bagian integral dari tanggung jawab tersebut.

"Jadi insya Allah di daerah tersebut juga tidak pernah banjir, tidak pernah rob jadi perjalanan kereta api melintasi jalur tersebut sangat aman sekali," ucapnya.

PT KAI melayani 6,2 juta penumpang yang naik maupun turun di sejumlah stasiun di wilayah Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang, Jawa Tengah, selama periode Januari hingga Juni 2024.

Menurut Franoto, jumlah penumpang yang dilayani tersebut naik 23 persen jika dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 5 juta penumpang. Jumlah penumpang terbanyak dilayani pada periode April 2024 yang mencapai 659.252 orang karena bertepatan dengan masa Lebaran 2024.

Adapun stasiun yang paling banyak melayani penumpang di semester I 2024 tersebut, kata dia, yakni Stasiun Semarang Tawang dengan jumlah penumpang sebanyak 863.939 orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.