Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perpusnas Galakkan Sepekan Satu Buku untuk Tingkatkan Indeks Literasi

📅 Senin, 11 Agu 2025, 16:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perpusnas Galakkan Sepekan Satu Buku untuk Tingkatkan Indeks Literasi Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi seorang guru mendampingi siswa membaca buku. Perpusnas menggalakkan gerakan Sepekan Satu Buku dan kompetisi resensi buku dalam bentuk naskah hingga video bagi para siswa SMP dan SMA yang berlangsung hingga Bulan Oktober 2025.

JAKARTA – Perpustakaan Nasional (Perpusnas) menggalakkan gerakan Sepekan Satu Buku bagi siswa SMP dan SMA untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Indonesia yang pada tahun 2024 masih termasuk dalam kategori sedang, yakni 73,52.

Pustakawan Ahli Utama Perpusnas Abdullah dalam sosialisasi gerakan Sepekan Satu Buku yang diikuti dalam jaringan di Jakarta, Senin (11/8), menyampaikan pembangunan literasi di Indonesia perlu mendapatkan perhatian serius karena berpengaruh besar dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas.

"Kita bisa bergembira karena skor IPLM tersebut meningkat 4,10 poin dari tahun 2023, namun skor ini masih dalam kategori sedang, yang berarti upaya meningkatkan literasi perlu diperkuat. Untuk itu, kita mendorong partisipasi masyarakat dalam program Sepekan Satu Buku ini," katanya.

Abdullah juga menyampaikan tingkat kegemaran membaca tahun 2024 secara nasional tercatat sebesar 72,44, yang masih termasuk dalam kategori sedang.

"Angka ini menunjukkan bahwa meski ada kemajuan dari tahun ke tahun, tetapi kita masih membutuhkan strategi yang tepat untuk menumbuhkan minat baca masyarakat secara luas," ujar dia.

Menurut dia, Perpusnas terus berupaya meningkatkan budaya baca masyarakat melalui inisiatif strategis Gerakan Indonesia Membaca yang bertujuan membangun budaya baca masyarakat melalui kolaborasi lintas sektoral dengan melibatkan pemerintah, swasta, dan masyarakat luas.

"Gerakan Indonesia Membaca dirancang untuk menciptakan masyarakat pembelajar sepanjang hayat guna meningkatkan harkat dan martabat bangsa Indonesia sebagaimana slogan Perpusnas yakni perpustakaan hadir demi martabat bangsa," paparnya.

Abdullah melanjutkan, melalui program-program inovatif dalam Gerakan Indonesia Membaca, salah satunya Sepekan Satu Buku ini, Perpusnas berupaya menjangkau berbagai lapisan masyarakat, utamanya generasi muda untuk menumbuhkan minat baca dan keterampilan literasi.

Program ini dilaksanakan secara luring dan daring dengan kegiatan utama lomba resensi tingkat nasional, serta kampanye sepekan satu buku melalui berbagai platform digital.

Ia meminta kepada seluruh penggerak literasi di tingkat SMP dan SMA untuk aktif menyosialisasikan kegiatan tersebut agar angka partisipasi semakin meningkat.

"Hingga sosialisasi ini dimulai, sudah hampir 600 peserta yang mengikuti tantangan Sepekan Satu Buku yang telah mendaftarkan diri di kanal Gerakan Indonesia Membaca. Mudah-mudahan bisa mencapai angka 3.000-5.000," tuturnya.

Kompetisi naskah dan video resensi dari gerakan Sepekan Satu Buku masih akan berlangsung hingga 31 Oktober 2025. Perpusnas akan memberikan hadiah dengan total Rp85 juta untuk 10 siswa dan empat sekolah teraktif. Naskah resensi terpilih juga akan dipublikasikan dalam buku antologi resensi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.