Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perang Dagang AS-Tiongkok Memanas, Beijing Balas Berlakukan Tarif Produk Pertanian AS

📅 Senin, 10 Mar 2025, 10:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perang Dagang AS-Tiongkok Memanas, Beijing Balas Berlakukan Tarif Produk Pertanian AS Doc: The Hindu
Ket. Bendera AS dan Tiongkok pada KTT G20 2019 di Jepang.

BEIJING – Kebijakan tarif impor atas barang pertanian AS sebagai balasan atas kenaikan terbaru impor Tiongkok oleh Presiden Donald Trump mulai berlaku Senin (10/3), karena ketegangan perdagangan meningkat antara dua ekonomi terkemuka dunia tersebut. 

Sejak menjabat kembali pada bulan Januari, Trump telah memberlakukan serangkaian tarif terhadap mitra dagang utama AS, termasuk Tiongkok, Kanada, dan Meksiko, dengan alasan mereka gagal menghentikan imigrasi ilegal dan aliran fentanil yang mematikan.

Setelah mengenakan tarif menyeluruh sebesar 10 persen pada semua barang Tiongkok pada awal Februari, Trump menaikkan tarif menjadi 20 persen minggu lalu.

Beijing bereaksi cepat, kementerian keuangannya menuduh Washington "merusak" sistem perdagangan multilateral dan mengumumkan tindakan barunya sendiri.

Tarif tersebut mulai berlaku hari Senin dan mengenakan pungutan sebesar 10 dan 15 persen pada beberapa produk pertanian AS.

Ayam, gandum, jagung, dan kapas dari AS saat ini akan dikenakan biaya lebih tinggi.

Kedelai, sorgum, daging babi, daging sapi, produk perairan, buah-buahan, sayur-sayuran dan susu akan dikenakan tarif yang sedikit lebih rendah.

Tarif tidak akan berlaku pada barang yang dikirim sebelum tanggal 10 Maret, asalkan barang tersebut tiba di Tiongkok paling lambat tanggal 12 April.

Para analis mengatakan tarif pembalasan Beijing dirancang untuk merugikan basis pemilih Trump sambil tetap cukup terkendali untuk memberi ruang guna menyelesaikan kesepakatan perdagangan.

Meningkatnya hambatan perdagangan menambah kesulitan yang dihadapi oleh para pemimpin Tiongkok yang saat ini berupaya menstabilkan ekonomi negaranya yang sedang goyah.

Pengeluaran konsumen yang lesu, krisis utang yang berkepanjangan di sektor properti yang luas, dan tingginya pengangguran di kalangan pemuda merupakan beberapa masalah yang kini dihadapi para pembuat kebijakan.

Para analis mengatakan ekspor Tiongkok yang tahun lalu mencapai rekor tertinggi, mungkin tidak memberikan jalur kehidupan ekonomi yang sama bagi Beijing karena perang dagangnya dengan Washington meningkat.

Para ahli mengatakan dampak penuh gelombang tarif baru-baru ini belum sepenuhnya terasa, meskipun tanda-tanda awal sudah menunjukkan adanya penurunan dalam pengiriman.

Ekspor Tiongkok tumbuh 2,3 persen tahun-ke-tahun selama dua bulan pertama tahun 2025, data resmi menunjukkan pada hari Jumat, meleset dari ekspektasi dan melambat secara signifikan dari pertumbuhan 10,7 persen yang tercatat pada bulan Desember.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

10 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.