Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Peningkatan Hubungan Bilateral, Indonesia Undang Kazakhstan untuk Berinvestasi di IKN

📅 Rabu, 05 Jul 2023, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Peningkatan Hubungan Bilateral, Indonesia Undang Kazakhstan untuk Berinvestasi di IKN Doc: ANTARA/HO-KBRI Astana
Ket. Kepala Otorita IKN Bambang Susantono (kanan) menandatangani MoU kerja sama "sister city" dengan Gubernur Ibu Kota Astana Zhenis Kassymbek (kiri) di Kazakhstan pada Senin (3/7/2023).

Jakarta - Peningkatan hubungan bilateral. Pemerintah mengundang kalangan bisnis Kazakhstan untuk berinvestasi dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Duta Besar RI untuk Kazakhstan M Fadjroel Rachman memaparkan, biaya pembangunan IKN diperkirakan mencapai 35 miliar dolar AS (sekitar Rp524,7 triliun), dengan 20 persen berasal dari APBN sementara 80 persen sisanya diharapkan terpenuhi melalui kemitraan publik swasta.

"Karena itu, pembangunan Nusantara membutuhkan investasi besar serta kerja sama antara pemerintah dan pelaku bisnis, termasuk investor dari Kazakhstan," kata Fadjroel dalam "Forum Investasi di IKN" yang diselenggarakan KBRI Astana secara daring pada Selasa.

Proyek IKN, ujar dia, menghadirkan peluang investasi yang besar bagi pelaku bisnis Kazakhstan yang ingin berinvestasi atau memperluas usahanya di Indonesia, yang memiliki 285 juta populasi.

Bahkan, IKN dinilainya bisa berperan sebagai hub strategis, di mana para investor dapat mengakses ekonomi Asia Tenggara.

"Sebagai ketua ASEAN tahun ini, Indonesia bertekad untuk memperkuat posisi ASEAN sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi," tutur Fadjroel.

Lebih lanjut, ia menyambut baik kerja samasister cityyang telah disepakati antara otorita IKN dan pemerintah Ibu Kota Astana, yang bisa memfasilitasi kedua pihak untuk dapat berbagi pengalaman dan praktik terbaik pembangunan ibu kota.

Astana, yang dahulu adalah daerah kecil di Provinsi Akmola, kini berkembang menjadi ibu kota baru Kazakhstan, semenjak dipindahkan dari Kota Almaty pada 1998.

Selama 25 tahun Astana telah berkembang menjadi ibu kota kosmopolitan yang modern dengan kualitas terbaik.

Dengan populasi 1,3 juta penduduk, Astana semakin memperkuat posisi Kazakhstan sebagai negara terbesar di kawasan Asia Tengah.

Menurut Fadjroel, kisah sukses pembangunan Astana sebagai ibu kota baru hanya bisa terwujud dari komitmen kuat yang dijalankan pemerintah serta dukungan penuh rakyat Kazakhstan.

"Kita perlu belajar dari Astana sebagai praktik terbaik bagi kota-kota besar dunia, termasuk ibu kota masa depan Indonesia, Nusantara. Astana telah menjadi contoh bagaimana keberanian memulai keputusan politik yang mungkin tidak populer, tetapi memiliki nilai strategis jangka panjang jika konsisten diterapkan," tutur dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.