Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penajam Gandeng Swasta Optimalkan Wilayah Penyangga

📅 Jumat, 10 Apr 2026, 03:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penajam Gandeng Swasta Optimalkan Wilayah Penyangga Doc: Antara
Ket. Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor.

PENAJAM PASER UTARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, kerja sama dengan perusahaan swasta terkait pengembangan potensi kabupaten salah satu upaya mengoptimalkan posisi kabupaten setempat sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kerja sama lintas sektor penting untuk mempercepat pembangunan kabupaten,” ujar Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor ketika ditanya mengenai kebijakan pembangunan di Penajam, kemarin.

Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki sejumlah potensi unggulan, antara lain sektor pertanian, pariwisata, hingga pengembangan kawasan industri yang perlu dikelola secara optimal.

Kerja sama dengan sektor swasta diproyeksikan bermuara pada peningkatan pertumbuhan ekonomi inklusif, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing Kabupaten Penajam Paser Utara.

Pemerintah kabupaten terbuka terhadap investasi yang memberikan nilai tambah bagi kabupaten dan ­masyarakat, jelas Mudyat Noor, dengan prinsip keberlanjutan dan ­keberpihakan terhadap kesejahteraan masyarakat lokal.

Kerja sama lintas sektor yang dilakukan dengan PT Jasa Global Binakarya guna mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, lanjut dia, mengoptimalkan posisi kabupaten sebagai penyangga IKN.

“Potensi kabupaten dapat dimanfaatkan maksimal untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui kolaborasi strategis dengan perusahaan swasta,” tambahnya.

Kerja sama ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama konkret guna menciptakan ekosistem investasi yang sehat, kompetitif, dan berdampak langsung pada pembangunan daerah.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) Provinsi ­Kalimantan Timur memacu kemandirian kampung wisata dan ­sejumlah destinasi wisata agar dapat terkoneksi dengan IKN, seiring keberadaan IKN yang kini menjadi magnet kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Hal ini menjadi perhatian karena dalam beberapa tahun terakhir IKN menjadi magnet kunjungan dari berbagai daerah hingga negara lain, misalnya periode libur Idul Fitri 2026 saja dikunjungi 352.102 orang dengan kendaraan yang masuk mencapai 80.105 unit baik roda dua, roda empat, hingga bus.

“Untuk itu, perlu dilakukan penguatan wisata yang sudah ada, karena banyak destinasi wisata di daerah mitra maupun penyangga IKN seperti Kota Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara, dan sejumlah penyangga lainnya,” ujar Deputi Kepala BI Kaltim Bayuadi Hardiyanto di ­Samarinda. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.