Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Babel Minta Komisi XII DPR Tambah Kuota LPG Bersubsidi

📅 Selasa, 12 Agu 2025, 16:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Babel Minta Komisi XII DPR Tambah Kuota LPG Bersubsidi Doc: ANTARA
Ket. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Komisi XII DPR saat Focus Group Discussion (FGD) di Pangkalpinang, Selasa (12/8/2025).

PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta kepada Komisi XII DPR RI untuk menambah kuota LPG bersubsidi bagi rumah tangga miskin dan UMKM, guna mendorong perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di daerah itu.

"Penambahan pasokan LPG bersubsidi ini untuk mendorong roda ekonomi bergerak cepat," kata Plt Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Setda Kepulauan Babel Ahmad Yani saat Focus Group Discussion (FGD) bersama Komisi XII DPR di Pangkalpinang, Selasa (12/8).

Saat mewakili Gubernur Kepulauan Babel Hidayat Arsani, ia mengatakan saat ini rumah tangga miskin hanya mendapat jatah pasokan tiga tabung per bulan, sedangkan UMKM sebanyak sembilan tabung per bulan dan ini tidak relevan lagi untuk mendorong percepatan roda perekonomian masyarakat di daerah ini.

“Kami mengusulkan kepada Komisi XII DPR agar kuota untuk LPG bersubsidi untuk masyarakat miskin ditambah menjadi empat hingga enam tabung per bulan dan UMKM ditambah 10 hingga 15 tabung per bulan," katanya.

Ia menyatakan kebijakan kuota elpiji bersubsidi bagi masyarakat miskin dan UMKM ini masih berpatokan Surat Edaran Gubernur 2016 dan ini sudah tidak relevan lagi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah ini.

"Selama ini kontribusi UMKM terhadap perekonomian Babel sangat besar, sehingga penambahan pasokan akan mendorong roda ekonomi bergerak cepat," katanya.

Merespons permintaan itu, Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya mendukung penuh usulan Pemprov Kepulauan Babel menambah kuota LPG bersubsidi ini.

"Silakan revisi dulu surat edarannya. Untuk rumah tangga miskin, kalau hanya tiga tabung per bulan untuk satu kepala keluarga terlalu sedikit dan usulkan saja menjadi empat hingga enam tabung per bulan," ujarnya.

Ia menegaskan untuk UMKM juga harus ditambah, jangan hanya sembilan tabung. Perhitungan yang akurat pastinya akan memudahkan pengajuan tambahan kuota ke pusat.

"Kalau kebijakannya daerah sudah diperbarui, peluang disetujuinya penambahan kuota akan lebih besar. Yang jelas, ini akan berdampak juga ke pertumbuhan ekonomi daerah ini,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.