Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasus DBD Meningkat, Warga Rejang Lebong Diminta Waspada

📅 Jumat, 15 Agu 2025, 10:58 WIB | Oleh:
Kasus DBD Meningkat, Warga Rejang Lebong Diminta Waspada Doc: ANTARA
Ket. Pengasapan atau fogging untuk memberantas sarang nyamuk yang dilakukan kelompok masyarakat di Rejang Lebong belum lama ini.

REJANG LEBONG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu meminta warga untuk mewaspadai penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) di wilayah itu.

"Saat ini sudah masuk musim pancaroba sehingga penyebaran penyakit DBD biasanya akan meningkat, akibat banyaknya genangan air yang menjadi tempat berkembangbiak nyamuk Aedes aegypti," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong Asep Setia Budiman di Rejang Lebong, Jumat.

Dia menjelaskan peringatan untuk mewaspadai peningkatan kasus DBD tersebut karena di Kabupaten Rejang Lebong sudah mulai masuk musim hujan sehingga kemungkinan penyebaran berbagai jenis penyakit terbuka lebar, salah satunya DBD.

Guna mencegah penyebaran DBD, kata dia, warga Rejang Lebong diminta melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan menjaga kebersihan lingkungan, kemudian melakukan gerakan 3M plus yakni menguras tempat penampungan air, menutup dan mengubur barang-barang yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Selain itu, pihaknya melalui 21 puskesmas juga akan terus melakukan sosialisasi dan upaya penanganan dan pencegahan, serta secara berkala melakukan pemantauan tempat-tempat berkembangnya jentik nyamuk.

Jumlah warga Rejang Lebong yang terserang DBD terhitung Januari hingga Juli 2025 mencapai 115 kasus, antara lain Januari 34 kasus, Februari (32), Maret (17), April (5), Mei (10), Juni (8), dan Juli (9).

Dia mengatakan warga yang terkena DBD diketahui dari laporan 21 puskesmas tersebar di 15 kecamatan di Rejang Lebong. Sejauh ini, belum ada yang dinyatakan meninggal dunia akibat DBD.

Pada 2024, jumlah warga Kabupaten Rejang Lebong yang terjangkit DBD mencapai 435 orang. Dari jumlah itu tiga penderita meninggal dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
Selama Agustus, DKP Tangera...

Pekan Pertama Agustus, Harga Bensin Turun

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pekan Pertama Agustus, Harg...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.