Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lindungi Anak, Meta Siapkan Fitur Pengawasan Interaksi Pengguna Remaja Berbasis AI

📅 Sabtu, 18 Okt 2025, 10:55 WIB | Oleh:
Lindungi Anak, Meta Siapkan Fitur Pengawasan Interaksi Pengguna Remaja Berbasis AI Doc: ABC News
Ket. Ilustrasi

JAKATRA - Meta mengumumkan pratinjau fitur kendali orang tua terbaru yang ditujukan untuk mengawasi percakapan pengguna remaja dengan karakter berbasis kecerdasan buatan (AI) di platformnya.

Dilansir dari Tech Crunch pada Sabtu, fitur tersebut akan mulai diluncurkan tahun depan yang memungkinkan opsi untuk memblokir karakter tertentu dan memantau topik percakapan.

Dalam beberapa bulan mendatang, orang tua akan memiliki kemampuan untuk mematikan seluruh percakapan anak mereka dengan karakter AI. Meski demikian, langkah tersebut tidak akan memblokir akses ke Meta AI, chatbot AI utama milik perusahaan. Meta AI hanya akan menyajikan konten yang dinilai sesuai usia.

Selain itu, orang tua juga dapat menonaktifkan percakapan dengan karakter AI tertentu jika ingin pengawasan lebih selektif. Mereka juga akan menerima informasi mengenai topik yang dibahas pengguna remaja dengan karakter AI maupun Meta AI.

Meta menyebutkan fitur ini akan pertama kali tersedia di Instagram pada awal tahun depan, dan diluncurkan dalam bahasa Inggris di Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Australia.

“Kami memahami bahwa orang tua sudah memiliki banyak tanggung jawab dalam memastikan anak remaja mereka aman di internet, dan kami berkomitmen menyediakan alat serta sumber daya yang memudahkan mereka, terutama dalam menghadapi teknologi baru seperti AI,” kata Meta.

Awal pekan ini, Meta menyampaikan bahwa konten dan penggunaan fitur AI untuk pengguna di bawah umur akan mengikuti standar klasifikasi film PG-13 serta menghindari topik sensitif seperti kekerasan ekstrem, ketelanjangan, dan penggunaan narkoba secara eksplisit.

Meta menambahkan bahwa saat ini pengguna berusia remaja hanya diizinkan berinteraksi dengan karakter AI yang telah dikurasi sesuai pedoman konten ramah usia.

Orang tua juga dapat menetapkan batas waktu penggunaan AI oleh anak mereka. Sebelumnya, Instagram telah memanfaatkan AI untuk mendeteksi upaya pengguna memalsukan usia guna menghindari batasan umur aplikasi.

Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah platform digital seperti OpenAI, Meta, dan YouTube merilis fitur pengamanan baru yang berfokus pada keselamatan remaja.

Langkah ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran soal dampak media sosial terhadap kesehatan mental remaja serta gugatan hukum terhadap perusahaan AI yang diduga berkontribusi pada kasus bunuh diri di kalangan remaja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

39 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.