Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Manokwari Dukung Penuh Pembangunan Sekolah Garuda

📅 Rabu, 23 Jul 2025, 09:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Manokwari Dukung Penuh Pembangunan Sekolah Garuda Doc: ANTARA
Ket. Wakil Bupati Manokwari Mugiyono.

MANOKWARI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari, Papua Barat, mendukung penuh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) yang berencana membangun Sekolah Garuda di wilayah itu.

Wakil Bupati (Wabup) Manokwari, Mugiyono, di Manokwari, Rabu (23/7), mengatakan keberadaan Sekolah Garuda akan menjadi terobosan penting untuk mencetak generasi muda yang lebih kompetitif dan siap bersaing secara nasional maupun global.

“Sekolah Garuda hanya menerima siswa berprestasi, tidak memandang asal usul, namun tetap memberikan prioritas bagi Orang Asli Papua (OAP) melalui jalur khusus dan pola pendidikan yang lebih terarah,” ujar Mugiyono.

Ia mengatakan Sekolah Garuda menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah dalam memperluas akses pendidikan unggulan bagi anak-anak berprestasi di Papua Barat.

Sekolah tersebut, lanjutnya, akan menerapkan sistem asrama dengan kapasitas satu angkatan sebanyak 160 siswa dan pendekatan pendidikan yang lebih terfokus.

Pemkab Manokwari terus berkoordinasi dan bersinergi dengan Pemprov Papua untuk penyiapan lahan Sekolah Garuda.

Menurutnya, Pemprov Papua Barat telah menyiapkan dua lokasi alternatif untuk pembangunan sekolah ini yakni 20 hektare lahan di Kampung Dindey, Distrik Warmare, dan 40 hektare di Kampung Susweni.

“Kami mendampingi Gubernur saat Wakil Menteri meninjau langsung dua lokasi tersebut. Ini menunjukkan keseriusan pemprov dalam mendukung proyek strategis ini,” ucapnya.

Ia menambahkan Sekolah Garuda di Manokwari merupakan salah satu dari 20 sekolah tahap pertama yang akan dibangun secara nasional. Di wilayah Tanah Papua, selain Manokwari, satu lokasi lainnya direncanakan di Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Sekolah ini berbeda dari Sekolah Rakyat yang fokus pada anak-anak dari keluarga kurang mampu, karena Sekolah Garuda ditujukan untuk membina anak-anak berprestasi sebagai calon pemimpin masa depan.

Sebelumnya Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie telah meninjau dua lokasi tersebut pada Minggu (20/7).

Stella menjelaskan Sekolah Garuda merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo untuk membangun kualitas pendidikan dari daerah yang masih terbatas akses.

Selain aspek pendidikan, kata dia, kehadiran Sekolah Garuda akan memberdayakan ekonomi lokal, dengan memprioritaskan kebutuhan operasional sekolah seperti pengadaan makanan, penatu, dan jasa keamanan dari potensi masyarakat sekitar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.