Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Cirebon: Pembersihan Sampah di Sungai Gegesik Selesai Sepekan

📅 Senin, 03 Jun 2024, 17:47 WIB | Oleh:
Pemkab Cirebon: Pembersihan Sampah di Sungai Gegesik Selesai Sepekan Doc: (ANTARA/Fathnur Rohman)
Ket. Kondisi sampah yang menumpuk di bantaran Sungai Jagapura Kecamatan Gegesik, Cirebon, Jawa Barat, Senin (3/6).

CIREBON- Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, memastikan pembersihan tumpukan sampah setinggi 4 meter di bantaran Sungai Jagapura Kecamatan Gegesik selesai dalam sepekan untuk mengurangi risiko pencemaran lingkungan.

"Selama proses pembersihan tujuh hari itu diestimasikan jumlah sampah yang diangkut bisa mencapai 30 ritasi truk," kata Penjabat Bupati Cirebon Wahyu Mijaya di Cirebon, Senin

Wahyu menjelaskan keberadaan tumpukan di bantaran sungai tersebut disebabkan karena prilaku masyarakat setempat, yang membuang sampah secara sembarangan.

Selain itu, ia menyebutkan bahwa tempat pembuangan sampah (TPS) sementara di wilayah itu tidak berfungsi optimal sehingga banyak warga memilih membuang sampah di bantaran Sungai Jagapura.

"Kita perlu pengawasan juga, jangan sampai nanti malah tetap membuang di bantaran sungai ini dan menjadi tumpukan baru," ujarnya.

Untuk penanganan jangka pendek, pihaknya telah menginstruksikan Camat setempat serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon agar menyediakan lahan khusus sebagai TPS sementara.

Pada praktiknya, Wahyu meminta setiap desa di Kecamatan Gegesik bisa menempatkan satu kontainer yang dapat menampung tumpukan sampah dari bantaran sungai.

Ia menekankan, upaya ini juga bakal diberlakukan di seluruh desa se-Kabupaten Cirebon, guna meminimalisir adanya TPS liar yang menjadi lokasi pembuangan sampah ilegal.

"Dari DLH bisa menyimpan kontainer. Nanti bisa dibuang ke situ dan diangkut secara berkala," tuturnya.

Pihaknya pun mengimbau masyarakat agar melakukan pemilahan sampah secara mandiri, supaya potensi produksi sampah rumah tangga di Kabupaten Cirebon berkurang.

"Kita gencarkan juga edukasi agar warga memilah sampah organik dan anorganik. Kemudian membuangnya sesuai tempatnya. Upaya untuk penanganan sampah ini perlu kerja sama semua pihak, termasuk masyarakat," ucap dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.