Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Antisipasi Penurunan Produksi Gabah akibat El Nino

📅 Jumat, 01 Sep 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Pemerintah Antisipasi Penurunan Produksi Gabah akibat El Nino Doc: ISTIMEWA
Ket. Stok beras

JAKARTA - Produksi gabah atau beras berpotensi turun hingga 5 persen akibat El Nino. Untuk itu, pemerintah terus berupaya mengantisipasi potensi penurunan produksi gabah atau beras tersebut dengan memastikan stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tercukupi.

"Kita antisipasi penurunan produksi 5 persen akibat El Nino melalui penyaluran CPP. Semoga penurunan produksi tidak lebih dari 5 persen, namun NFA bersiap untuk antisipasi apabila penurunan produksi sampai 7 persen," kata Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA), Arief Prasetyo Adi dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (31/8).

Seperti dikutip dari Antara, Arief menyampaikan CPP yang dikelola oleh pemerintah bersama BUMN klaster pangan telah memiliki landasan regulasi melalui Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022. Stok CPP per hari ini, masih cukup dan pihaknya telah menyiapkan stok sampai Februari dan April 2024 mendatang karena Februari ada Pemilu dan April ada Idul Fitri.

"Untuk itu, kita siapkan stok sejak tahun lalu sehingga apabila ada kejadian seperti El Nino ini, CPP bisa dilepas sebagai langkah pemerintah dalam intervensi di pasar. Ini penting untuk menjaga harga dan terhadap stok CPP juga harus terus dikuatkan," ujarnya.

Lebih lanjut, Arief menyampaikan kondisi hari ini menunjukkan menggeliatnya harga Gabah Kering Panen (GKP) yang telah menyentuh kisaran harga 6.700-7.000 rupiah per kg, sementara harga beras sangat bergantung pada harga GKP tersebut.

Harga Alami Penyesuaian

Faktor-faktor lain yang membentuk harga beras, lanjutnya, juga mengalami penyesuaian, misalnya terhadap biaya pupuk, ongkos transportasi sampai biaya orang kerja, sehingga harga beras memang sulit menyamai seperti tahun lalu.

"Kunci utamanya memang di produksi dan menjelang akhir tahun trennya akan mengalami penurunan. Terhadap teman-teman penggilingan padi pun rasanya perlu perhatian berupa revitalisasi alat agar mereka tidak kalah bersaing dengan dapat meningkatkan kualitas giling menjadi beras premium," harap Arief.

Adapun NFA melalui Bulog pada tahun ini telah berhasil menyiapkan stok CBP dengan kondisi realisasi penyaluran atau distribusi melalui bantuan pangan dan SPHP yang sudah mencapai 1,5 juta ton. Sementara masih ada stok aman sekitar 1,5 juta ton dan 400 ribu ton yang akan masuk lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.