Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Stok Beras Dipastikan Aman! Mentan Klaim CBP 4,6 Juta Ton Cukup Antisipasi Krisis Global dan Kekeringan

📅 Selasa, 07 Apr 2026, 17:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Stok Beras Dipastikan Aman! Mentan Klaim CBP 4,6 Juta Ton Cukup Antisipasi Krisis Global dan Kekeringan Doc: Antara.
Ket. Ilustrasi - Cadangan beras pemerintah di gudang Bulog.

JAKARTA – Menjamin ketersediaan stok beras pemerintah menjadi strategi krusial untuk menjaga ketahanan pangan di tengah ketidakpastian ekonomi dan ancaman kekeringan yang meningkat.

Ketersediaan stok tidak hanya berfungsi sebagai buffer terhadap fluktuasi harga, tetapi juga sebagai instrumen stabilisasi pasar yang melindungi daya beli masyarakat, terutama kelompok rentan.

Namun, efektivitasnya bergantung pada manajemen distribusi yang tepat, koordinasi antarwilayah, serta pemantauan stok secara real-time untuk mengantisipasi potensi kekurangan akibat gagal panen.

Di sisi lain, integrasi data cuaca dan proyeksi produksi pertanian dapat memperkuat perencanaan stok, sehingga kebijakan pemerintah tidak semata reaktif, tetapi bersifat preventif.

Dengan pendekatan ini, stok beras pemerintah dapat menjadi jaring pengaman yang nyata bagi stabilitas pangan nasional di tengah kondisi ekonomi dan iklim yang semakin tidak menentu.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok cadangan beras pemerintah (CBP) secara nasional sebesar 4,6 juta ton dalam kondisi aman untuk menghadapi tekanan geopolitik global serta ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino.

Dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Selasa (7/4), Amran mengatakan cadangan beras per 7 April 2026 mencapai 4,6 juta ton, meningkat dari posisi sebelumnya 4,5 juta ton, sekaligus menjadi angka tertinggi sepanjang sejarah pengelolaan stok pangan nasional Indonesia.

"Cadangan beras hari ini, per tadi pagi tanggal 7 April 2026 mencapai 4,6 juta ton. Jadi kemarin 4,5, sekarang 4,6 juta ton. Ini tertinggi sepanjang sejarah," kata Amran yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Kabapanas).

Dengan capaian tersebut, pemerintah menilai kondisi cadangan beras nasional sangat kuat dan mampu menjaga stabilitas pasokan serta harga di tengah ketidakpastian global yang terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Mentan menyebut ketersediaan stok beras saat ini dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia selama 10 hingga 11 bulan ke depan.

Ia juga menegaskan potensi El Nino yang diperkirakan berlangsung selama enam bulan ke depan masih dapat diantisipasi dengan kesiapan stok serta langkah mitigasi yang telah disiapkan pemerintah secara menyeluruh untuk menjaga produktivitas pertanian di dalam negeri.

"Kondisi stok beras nasional Indonesia dipastikan aman untuk 10 sampai 11 bulan ke depan. Di sisi lain, El Nino diperkirakan enam bulan, jadi insya Allah pangan kita aman," tegas Amran.

Menurutnya, pangan bukan sekadar kebutuhan dasar masyarakat, melainkan isu strategis yang menentukan keberlangsungan hidup dan mati suatu bangsa sehingga harus dijaga secara serius dan berkelanjutan oleh negara.

Karena itu, pemerintah menempatkan sektor pangan sebagai prioritas utama dalam menjaga kedaulatan nasional serta memastikan masa depan bangsa tetap aman di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.