Pembelajaran SMN 72 Tetap Berjalan
📅 Senin, 10 Nov 2025, 01:05 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ANTARA/Mario Sofia Nasution
JAKARTA – Setelah terjadi ledakan Jumat (7/11), Senin ini proses belajar mengajar di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara tetap dimulai seperti biasa. “Pembelajaran segera dimulai lagi, usai ledakan,” tandas Menteri Sosial Syaifullah Yusuf.Menurutnya, Komisioner KPAI menyatakan, proses belajar dapat dimulai kembali Senin ini.
Sebenarnya, kegiatan belaja juga tak terhenti, walau dengan daring. Syifullan mengatakn ini didampingi Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Diyah Puspitarini di Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (9/11). Hanya, memang anak-anak maish perlu mendapat pendampingan psikososial dulu.
Hal itu cukup penting. Mereka akan dievaluasi lagi setelah pembelajaran tiga hari. Senin ini akan mulai pembelajaran tatap muka. Komisioner KPAI Diyah Puspitarini berterima kasih karena kedatangan Menteri Sosial ke rumah sakit tersebut. Hal ini sebagai wujud kepedulian pemerintah yang turun langsung melihat kondisi korban ledakan di SMAN 72 Jakarta.
“Kami bersama-sama dengan kementerian dan lembaga akan terus mendampingi anak, bahkan mengawal kasus ini sampai mendapatkan keadilan seadil-adilnya,” jelasnya.
Diyah juga mengapresiasi pihak RSIJ Cempaka Putih yang sudah memberikan rehabilitasi medis pada anak-anak dan juga nantinya akan ada rehabilitasi psikososial.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Terima kasih kepada Kemensos yang akan memberikan pendampingan psikososial dan rehabilitasi sosial pada anak-anak,” tambahnya. Polda Metro Jaya mengungkapkan, korban ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (7/11) siang bertambah menjadi 96 orang. Sabtu lalu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit di Rumah Sakit Islam Jakarta, Cempaka Putih, mengatakan, jumlah korban mencapai 96 orang.
Pada bagian lain, Menteri Sosial Syaifullah Yusuf mengemukakan bahwa kondisi sejumlah korban ledakan SMAN 72 Jakarta yang dirawat di Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih mulai membaik. Dia mengaku langsung berbicara dengan para korban dan keluarga di rumah sakit.
Ia bersyukur secara umum kondisi mereka membaik. Di rumah sakit Cempaka Putih ada 13 pasien lagi. Dua di antaranya, dirawat ICU dan 11 orang di ruang perawatan. Menurutnya, anak-anak secara berangsur-angsur membaik dan akan kembali ke rumah masing-masing dalam keadaan lebih sehat. Direktur RSIJ Cempaka Putih, dr Pradono Handojo membenarkan ada 13 pasien yang dirawat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ditangkap
Sementara itu, Polda Metro Jaya telah menangkap pelaku pencurian sepeda bermotor yang menembak seorang petugas Pertahanan Sipil (Hansip) hingga tewas di Cakung Barat, Jakarta Timur. “Pelaku berinisial R sebagai penembak Hansip di Cakung, sudah ditangkap Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Budi Hermanto, Minggu.
Budi menjelaskan, pelaku diamankan saat akan kabur ke Lampung. Pelaku ditangkap saat menyeberang di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan. “Saat ini tim Resmob Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Timur mengejar pelaku lainnya dan senpi yang digunakan,” katanya.
Kepolisian memburu pelaku pencurian sepeda motor yang menembak seorang petugas Hansip hingga tewas di Cakung Barat, Jakarta Timur, pada Sabtu (8/11) pagi.Peristiwa penembakan terjadi pukul 03.30 WIB di Kampung Baru, Jalan Pelajar RT 07/RW 09, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur (Jaktim).
Korban, AS (42) adalah warga Kampung Sukapura, Kecamatan Cilincing. Dia sehari-hari bekerja sebagai buruh lepas dan membantu kegiatan keamanan lingkungan sebagai Hansip di RW 09. AS tewas dengan luka tembak di perut kiri saat menggagalkan aksi pencurian sepeda motor tersebut.
Kapolsek Cakung, Kompol Widodo Saputro menyebutkan, telah olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan lebih lanjut di lokasi, termasuk pengumpulan barang bukti. Dari hasil penyelidikan sementara, diduga pelaku dua orang menggunakan senjata api rakitan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!