Program Stimulan Ekonomi Segera Jalan, Masyarakat Siap-siap Terima Bantuan Pangan yang Disalurkan Bulan Ini
📅 Kamis, 03 Jul 2025, 18:35 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto menyebutkan pemerintah segera menjalankan bantuan pangan.
Menurut dia, bantuan pangan segera berjalan dikarenakan anggaran belanja tambahannya sudah diterima. “Dengan demikian, seluruh program stimulasi ekonomi ini, beberapa digulirkan ke bulan Juli karena sebagian anggarannya baru bisa dipakai,” ujar Airlangga di Jakarta, Kamis (3/7).
Bantuan pangan beras adalah program pemerintah berupa penyaluran beras yang bersumber dari cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog.
Program ini sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah.
Bantuan pangan beras tahun 2025 menggunakan database penerima dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional. Jumlah penerima ditargetkan mencapai 18.277.083 keluarga penerima manfaat (KPM). Estimasi anggaran belanja tambahan (ABT) yang dibutuhkan sekitar Rp4,9 triliun.
Sebaiknya Anda baca juga:
Program prorakyat yang dilanjutkan di kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, salah satunya adalah bantuan pangan beras.
Bantuan yang juga sebagai salah satu paket stimulus ekonomi dalam menjaga ekonomi kuartal II ini dipastikan akan mulai disalurkan di Juli ini secara one shoot atau alokasi 2 bulan dalam 1 kali pengiriman.
Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi mengatakan bantuan pangan beras bisa dilepas apabila ada penugasan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penugasan ini melalui rapat terbatas (ratas) atau rapat koordinasi terbatas (rakortas) dan perlu ada ABT.
“Anggaran untuk itu belum di Badan Pangan Nasional, tapi di BA BUN (Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara) dan terkonfirmasi saat ini, ABT sudah ada, sehingga bantuan pangan beras bisa kita jalankan segera. Jadi mulai Juli Ini dan langsung one shoot, 2 kali 10 kilo beras ke berbagai daerah, terutama Indonesia timur,” kata Arief.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!