Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ernando Ari Tetap Ambil Sisi Positif Atas Absennya Persebaya di Asean Club Championship 2025

📅 Minggu, 06 Jul 2025, 16:05 WIB | Oleh:
Ernando Ari Tetap Ambil Sisi Positif Atas Absennya Persebaya di Asean Club Championship 2025 Doc: antara foto
Ket. Kiper Persebaya Ernando Ari

SURABAYA - Kiper Persebaya Surabaya Ernando Ari Sutaryadi mengatakan tetap berpikir positif atas batalnya keikutsertaan skuad Bajol Ijo dalam ajang Asean Club Championship (ACC) musim 2025, sebagai peluang untuk lebih fokus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi Liga 1 Indonesia 2025/2026.

“Sebagai pemain saya ikut saja apa pun keputusannya. Saya ambil sisi positifnya, salah satunya adalah kami bisa lebih fokus untuk persiapan Liga 1," ujarnya saat ditemui di Bandara Internasional Juanda Surabaya, sebelum keberangkatan tim menuju Australia, Minggu (6/7).

Ernando menambahkan, saat ini Persebaya masih memiliki sejumlah kekurangan yang perlu dibenahi sebelum kompetisi Liga 1 dimulai.

Oleh karena itu, menurut dia, absennya Persebaya di ACC 2025 justru menjadi momentum untuk memperkuat tim secara menyeluruh.

Dengan optimalnya persiapan meski tak berlaga di ACC 2025, lanjutnya, Persebaya diharapkan bisa meraih posisi yang lebih baik pada Liga 1 Indonesia musim 2025/2026, mengingat pada musim lalu skuad tersebut finis di urutan keempat klasemen.

Sementara itu, manajemen Persebaya dalam pernyataan resminya juga menyampaikan apresiasi kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) atas upaya memperjuangkan agar Persebaya dan Malut United tetap bisa tampil di ajang ACC 2025.

"Tampil atau tidak, Persebaya tetap akan fokus pada diri sendiri. Tidak akan terganggu oleh segala hiruk-pikuk dan kegaduhan. Fokus memaksimalkan diri menghadapi tujuan utama yaitu Liga 1," tulis klub dalam keterangan resminya.

Meski demikian, pihak klub mengaku menyayangkan absennya Persebaya dari turnamen level Asia tersebut.

Dalam pernyataan itu disebutkan bahwa ACC tidak akan merasakan dahsyatnya fan equity dan away equity Persebaya serta dukungan penuh dari Bonek.

Fan equity merujuk pada kontribusi suporter dalam mendukung finansial klub, seperti melalui pembelian tiket dan merchandise asli.

Sementara away equity menggambarkan kemampuan klub dalam meningkatkan eksposur dan pendapatan tim lawan saat bertanding di luar kandang.

"Bahwa Bonek sekarang punya economic power yang bisa membantu eksposur dan pendapatan lawan-lawannya bahkan di luar negeri," tulis klub.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.