Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disbudpar Sumsel Optimalkan Aplikasi Akas Lestarikan Aksara Ulu

📅 Minggu, 06 Jul 2025, 22:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disbudpar Sumsel Optimalkan Aplikasi Akas Lestarikan Aksara Ulu Doc: ANTARA
Ket. Plt Kepala Disbudpar Sumsel, Pandji Tjahjanto (kanan) pada suatu acara di Palembang.

PALEMBANG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumatera Selatan mengoptimalkan pemanfaatan Aplikasi Aksara Ulu (Akas) guna melestarikan dan mempermudah generasi muda mengenal huruf kuno tersebut.

"Aksara Ulu atau dikenal sebagai Aksara Kaganga merupakan huruf kuno yang populer pada tahun 1925–1975, kini hanya sebagian kecil generasi muda mengenal aksara itu sehingga perlu dilakukan upaya pelestariannya," kata Plt Kepala Disbudpar Sumsel, Pandji Tjahjanto, di Palembang, Minggu (6/7).

Menurut dia, untuk mengenalkan Aksara Ulu kepada generasi muda lebih luas, perlu didorong pemanfaatan aplikasi khusus itu.

"Optimalisasi pemanfaatan aplikasi itu selaras dengan komitmen pemerintah untuk menjaga 28 huruf Kaganga dalam Aksara Ulu yang terdaftar sebagai warisan budaya tak benda di Kementerian Pendidikan Budaya Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek)," ujarnya.

Menurut dia, optimalisasi pemanfaatan aplikasi Akas itu sebagai bentuk upaya untuk melestarikan Aksara Ulu Sumsel, serta mempermudah generasi muda dalam mempelajari aksara tersebut.

Dalam aplikasi tersebut, pengguna dapat menerjemahkan Aksara Ulu ke dalam bahasa Indonesia ataupun sebaliknya, serta penjelasan cara penulisan Aksara Ulu.

Selain penjelasan cara penulisan, pengguna aplikasi Akas bisa melakukan pembuatan kalimat bahasa Indonesia menjadi kalimat dengan tulisan huruf Kaganga.

Untuk melestarikan Aksara Ulu, pihaknya juga berupaya mengenalkan secara lebih luas ke masyarakat dengan menerapkan huruf kuno itu dalam sablonan baju kaos cenderamata yang dijual di pusat oleh-oleh khas daerah ini.

“Kemudian, mengupayakan penulisan nama jalan dan perkantoran pemerintah di Kota Palembang menggunakan huruf kuno Aksara Ulu,” ujar Plt Kadisbudpar Pandji.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.