Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pelaku Usaha Perikanan di Pamekasan Dapat Fasilitasi Akses Pembiayaan dari Pemkab

📅 Kamis, 30 Okt 2025, 19:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelaku Usaha Perikanan di Pamekasan Dapat Fasilitasi Akses Pembiayaan dari Pemkab Doc: Antara
Ket. Dokumen kegiatan pendampingan usaha perikanan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

Pamekasan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur (Jatim), memfasilitasi akses modal bagi pelaku usaha perikanan sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian keluarga nelayan.

"Program ini dirancang untuk memperkuat daya saing pelaku usaha perikanan melalui akses permodalan yang mudah, murah, dan terjangkau dengan bunga ringan," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pamekasan Abdul Fata di Pamekasan, Kamis (30/10).

Jenis pelayanan yang diberikan DKP bagi para nelayan itu mulai dari pendampingan jenis usaha yang layak dikembangkan, hingga kelengkapan administrasi sebagai prasyarat mengajukan pinjaman modal usaha, katanya, menjelaskan. 

Pendampingan dilakukan secara langsung hingga saat datang ke pihak bank, yakni Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jatim.

"Pemkab, dalam hal ini DKP bekerja sama dengan BPR Jatim dan program ini sebagai bentuk komitmen dalam mendukung dan meningkatkan ekonomi masyarakat nelayan," katanya.

Menurut Fata, saat ini nelayan yang mendapatkan pendampingan langsung dan telah mengajukan modal usaha, nelayan dari dua desa, yakni Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan dan Desa Pegagan, Kecamatan Pademawu.

"Jadi, para nelayan didampingi langsung oleh penyuluh perikanan serta difasilitasi untuk memperoleh pinjaman dengan bunga ringan sebesar 1 persen melalui skema pembiayaan yang disediakan oleh BPR Jatim, setelah sebelumnya dilakukan pendampingan survei lapangan untuk memastikan kelayakan dan kesiapan calon penerima pinjaman," katanya.

Melalui kolaborasi yang erat antara dinas perikanan, penyuluh, dan pihak perbankan, diharapkan akses permodalan ini dapat mendorong produktivitas usaha perikanan di Pamekasan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

"Program fasilitasi akses modal usaha perikanan dengan bunga rendah ini, juga sebagai upaya pemkab dalam mencegah adanya nelayan yang terjerat rentenir," kata Kepala DKP Pamekasan Abdul Fata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.