Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PBB Serukan Kembali Gencatan Senjata di Gaza

📅 Selasa, 23 Jan 2024, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
PBB Serukan Kembali Gencatan Senjata di Gaza Doc: ANTARA/IRFAN SUMANJAYA
Ket. Dennis Francis, Presiden Majelis Umum PBB

KAMPALA - Presiden Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Dennis Francis, mengulangi seruannya untuk gencatan senjata di Gaza, di mana lebih dari 24 ribu orang menjadi korban akibat serangan Israel sejak 7 Oktober 2023 lalu.

Seperti dikutip dari Antara, Senin (22/1), Dennis Francis mengakui bahwa ketidakmampuan untuk menyelesaikan masalah-masalah global telah membuat relevansi PBB dipertanyakan.

"Saya harus memberitahu Anda bahwa saya sangat prihatin dan kecewa dengan bencana yang sedang berlangsung di Jalur Gaza. Oleh karena itu, saya menyerukan kepada gerakan ini untuk mengerahkan pengaruhnya dalam menghentikan pembantaian yang kita semua saksikan secara menyedihkan," kata Francis.

Saat berbicara dalam KTT ke-19 Gerakan Non Blok (GNB) di Kampala, Uganda, Diplomat asal Trinidad dan Tobago itu juga menyerukan gencatan senjata kemanusiaan segera dan pembebasan semua sandera.

"Saya yakin bahwa solusi politik yang dinegosiasikan adalah satu-satunya jalan bagi Israel dan Palestina untuk mewujudkan hak fundamental mereka atas kehidupan damai, berdasarkan solusi dua negara. Sebagai Presiden Majelis Umum, saya akan mendukung dan mendorong setiap dan semua inisiatif untuk mencapai tujuan itu," tutur Francis.

Ketua Komisi Uni Afrika, Moussa Faki Mahamat, mengatakan Afrika mengutuk perang ilegal yang tidak dapat diterima dan tidak bermoral. Mahamat kemudian menuntut implementasi segera solusi dua negara dan mendesak semua negara GNB untuk menuntut keadilan internasional dan hukum internasional bagi semua orang yang memperjuangkan kebebasan dan martabat.

Dalam pidatonya di KTT itu, Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa, mengkritik ketidakmampuan PBB, khususnya Dewan Keamanan, di mana AS telah memveto beberapa resolusi yang kritis terhadap Israel. "Kita harus membangun sistem pemerintahan global yang adil dan merata, dan memiliki kapasitas untuk menanggapi kebutuhan semua orang dalam situasi ancaman dan kerugian," ujar Ramaphosa.

Rombak Institusi

Pendapat senada disampaikan Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyerukan perombakan terhadap institusi multilateral dunia karena berbagai badan itu dinilai tidak lagi sesuai dengan tujuannya.

"Mulai dari Dewan Keamanan PBB hingga sistem Bretton Woods, institusi global mencerminkan dunia yang membentuk mereka 80 tahun lalu, ketika negara-negara Afrika masih berbentuk koloni. Mereka tidak lagi sesuai tujuannya," ungkap Guterres kepada wartawan di sela-sela KTT ke-19.

Dia menyatakan bahwa gencatan senjata kemanusiaan adalah satu-satunya jalan untuk mengakhiri mimpi buruk bagi warga sipil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.