Paus Leo XIV Serukan Perang di Timur Tengah Segera Diakhiri
📅 Senin, 23 Jun 2025, 11:07 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Instagram @vaticannews
VATIKAN - Paus Leo XIV mendesak terciptanya perdamaian di Timur Tengah serta memperingatkan risiko eskalasi konflik yang tak terkendali. Paus menyebut situasi di Timur Tengah kian mengkhawatirkan.
Hal ini menyusul serangan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran dan serangan rudal balasan Teheran ke kota-kota Israel. “Kita harus menghentikan tragedi perang sebelum menjadi ‘jurang’ yang tidak dapat diperbaiki,” kata pemimpin tertinggi umat Katolik sedunia itu, Minggu (22/6).
Paus lantas memperingatkan bahwa penderitaan warga sipil, khususnya di Gaza dan zona konflik lainnya, berisiko dilupakan di tengah eskalasi konflik.
"Saat ini, lebih dari sebelumnya, umat manusia berteriak dan memohon perdamaian," ujar dia.
Ia pun mendesak agar seruan ini ditanggapi dengan tanggung jawab dan akal sehat, daripada “tenggelam oleh deru senjata dan retorika yang memicu konflik." Paus juga memperingatkan bahwa kekerasan yang terus berlanjut dapat mengarah ke titik yang tidak bisa kembali dipulihkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tidak ada perang yang jauh ketika martabat manusia dipertaruhkan. Perang tidak menyelesaikan masalah," ucap Paus mengingatkan.
Perang, lanjut dia, justru akan memperbesar masalah dan menimbulkan luka yang dalam, dalam sejarah masyarakat. Luka yang membutuhkan waktu beberapa generasi untuk bisa disembuhkan.
Paus menekankan tidak ada kemenangan militer yang dapat mengalahkan rasa sakit para ibu yang berduka, ketakutan yang dialami anak-anak. Serta, masa depan kaum muda yang dicuri.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Biarkan diplomasi membungkam senjata. Biarkan negara-negara memetakan masa depan mereka melalui tindakan damai, bukan kekerasan dan konflik berdarah,” ujar dia.
Paus mengakhiri seruannya dengan meminta masyarakat internasional untuk ikut bertindak tegas dalam menyikapi krisis ini.
"Setiap orang, terutama mereka yang memiliki tanggung jawab, dipanggil untuk mencegah umat manusia berjalan di jalan yang tidak bisa diperbaiki,” ujar dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!