Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Old Trafford Lewat, John Herdman Sebut Atmosfer GBK Paling 'Gila' di Dunia, Lawan Bulgaria Bakal Pecah

📅 Minggu, 29 Mar 2026, 22:00 WIB | Oleh:
Old Trafford Lewat, John Herdman Sebut Atmosfer GBK Paling 'Gila' di Dunia, Lawan Bulgaria Bakal Pecah Doc: ANTARA/Zaro Ezza Syachniar
Ket. Pelatih timnas Indonesia John Herdman saat menemui awak media di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (29/3/2026), setelah memimpin timnya latihan. Latihan ini digunakan sebagai ajang persiapan tim melawan Bulgaria pada laga terakhir FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, besok Senin (30/3) malam.

JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengaku terpukau dengan magis Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjelang laga krusial melawan Bulgaria, Senin (30/3).

Meski pernah memimpin tim di stadion legendaris dunia seperti Old Trafford hingga St. James' Park, pelatih asal Inggris ini menyebut energi di jantung ibu kota Indonesia tersebut memiliki keunikan yang tak tertandingi. Menghadapi lawan kuat peringkat 87 dunia, Herdman berharap lebih dari 70.000 suporter dapat memadati tribun guna memberikan tekanan mental bagi lawan sekaligus menjadi suntikan energi tambahan bagi skuad Garuda untuk mencetak sejarah baru.

"Dan itu baru dengan 26.000 penonton. Saya tidak sabar merasakan energi penuh stadion itu," kata Herdman setelah ia memimpin latihan tim di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu.

Herdman mengaku sudah datang di banyak stadion, seperti Old Trafford milik Manchester United dan St. James' Park milik Newcastle United. Namun, menurutnya, SUGBK atmosfernya terasa berbeda.

"Saya sudah ke banyak stadion di dunia seperti Stadion Azteca, Old Trafford, dan St James’ Park. Tapi Bung Karno itu spesial. Atmosfernya, perasaannya, saya belum pernah merasakan seperti itu sebelumnya," kata dia.

Dengan penonton yang lebih banyak di stadion, kata Herdman, akan sangat membantu timnya untuk mengalahkan Bulgaria, tim peringkat 87 dunia dan pernah merasakan bermain di Piala Dunia sebanyak tujuh kali.

"Bulgaria adalah tim kuat, jadi saya harap suporter bisa memberikan tekanan kepada lawan dan energi untuk kami," ucap pelatih asal Inggris berusia 50 tahun itu.

Laga melawan Bulgaria digelar di SUGBK pada Senin pukul 20.00 WIB. Laga ini merupakan laga terakhir kedua tim, setelah keduanya sama-sama menang di laga pertama, dengan Indonesia mengalahkan Saint Kitt dan Nevis 4-0 dan Bulgaria membantai Kepulauan Solomon 10-2.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

32 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.