Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini yang Akan Dilakukan John Herdman Usai Timnas Indonesia Dikalahkan Bulgaria

📅 Rabu, 01 Apr 2026, 06:40 WIB | Oleh:
Ini yang Akan Dilakukan John Herdman Usai Timnas Indonesia Dikalahkan Bulgaria Doc: ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Ket. Pesepak bola Timnas Indonesia foto bersama sebelum bertanding melawan Timnas Bulgaria pada pertandingan final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (30/3).

JAKARTA - Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, memutuskan untuk mengambil waktu istirahat sejenak guna meninjau secara mendalam performa skuad Garuda usai merampungkan dua laga di FIFA Series 2026, Senin (30/3).

Meski berhasil membawa Indonesia menang telak atas Saint Kitts dan Nevis 4-0 dan kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno menyisakan catatan emosional bagi pelatih asal Inggris tersebut. 

Herdman menyoroti kemampuan adaptasi pemain terhadap dua sistem berbeda sebagai modal kuat di level Asia, namun ia mengakui terbatasnya waktu latihan menjadi kendala utama dalam mengasah ketajaman lini serang yang diharapkan dapat teratasi pada jeda internasional Juni mendatang.

"Untuk perbaikan, saya akan meninjau pertandingan dalam dua minggu ke depan. Saat ini saya masih emosional karena kami sangat ingin menang," kata Herdman dalam jumpa pers setelah laga final FIFA Series 2026 yang berakhir dengan kekalahan 0-1 dari Bulgaria di SUGBK, Senin.

"Saya selalu mengatakan, jangan berbicara terlalu banyak saat emosi. Saya perlu mundur sejenak, menilai pertandingan dengan kepala dingin, dan melihat kekuatan tim terlebih dahulu, hal-hal yang bisa kami bangun," katanya menambahkan. 

Pelatih kelahiran Consett, Inggris itu kemudian mengambil hal positif dari dua laga pertama yang ia pimpin, yang hanya dipersiapkan sekitar satu minggu.

Ia melihat dari dua laga ini timnya cukup adaptif karena mampu menjalankan dua sistem berbeda di lapangan. Kata dia, hal ini di kemudian hari akan menjadi kekuatan terbesar Indonesia di Asia.

"Kemampuan berpindah antara dua sistem bertahan dalam dua hari adalah hal positif. Kami bisa menjadi salah satu tim paling adaptif di Asia, dan itu akan menjadi kekuatan besar saat menghadapi tim kuat," ucap dia.

Sementara kekurangan yang ia temukan, kata dia, adalah tak punya banyak waktu bersama pemainnya. Hal ini membuat penerapan taktik dan gaya main yang ia inginkan untuk dijalankan pemainnya tak berjalan maksimal.

Ia bahkan mengaku, untuk mengatasi hal ini, ia sampai menambah porsi latihan setiap harinya, yaitu dengan menggelar latihan tambahan di lapangan basket Gelora Bung Karno untuk penguatan pemahaman taktik.

Herdman pun berharap, pada pertandingan internasional Juni mendatang, ia mempunyai lebih banyak waktu berkumpul dengan pemainnya. Menurutnya, kekurangan-kekurangan timnya dari dua laga di FIFA Series 2026 akan teratasi dengan waktu latihan yang panjang.

"Kami hanya butuh waktu. Di jeda internasional Juni nanti, saya berharap punya waktu lebih panjang untuk memperkuat pola serangan—pergerakan di sepertiga akhir, timing masuk ke kotak penalti," kata pelatih berusia 50 tahun itu.

"Kami sudah masuk ke area bagus, tetapi umpan silang belum cukup tajam, belum otomatis. Itu akan datang dengan latihan lebih banyak," lanjut dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.