Dinas Bina Marga DKI Jelaskan Alasan Teknis Zebra Cross di Tebet Baru Dipasang
📅 Selasa, 31 Mar 2026, 12:15 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga terus mempercepat peningkatan fasilitas keselamatan jalan dengan membangun zebra cross di sejumlah titik strategis. Salah satu lokasi yang menjadi prioritas adalah Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan, yang akan memiliki lima titik penyeberangan baru.
Pembangunan tersebut dilakukan sebagai respons atas kebutuhan masyarakat akan fasilitas penyeberangan yang aman dan memadai. Dari lima titik yang direncanakan, empat di antaranya mulai dikerjakan pada Senin (30/3) malam guna meminimalkan gangguan terhadap arus lalu lintas di siang hari.
"Kami berharap kehadiran zebra cross ini dapat mendukung mobilitas warga yang lebih aman dan tertib," ujar Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta.
Ia menegaskan, pembangunan fasilitas ini tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga mendorong perubahan budaya berlalu lintas. Kehadiran zebra cross diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pengendara untuk lebih menghormati hak pejalan kaki di ruang publik.
Pemerintah juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat terjadi akibat belum tersedianya marka penyeberangan di kawasan tersebut. Kondisi itu muncul setelah adanya pekerjaan pemeliharaan jalan dan peningkatan trotoar pada akhir 2025 yang menyebabkan marka lama tertutup aspal baru.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, faktor cuaca turut memengaruhi proses pengerjaan. Curah hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir menjadi kendala teknis yang memperlambat pemasangan ulang marka jalan di sejumlah titik.
"Pemasangan marka tidak bisa langsung dilakukan setelah pengaspalan karena harus menunggu kondisi jalan optimal," jelasnya.
Material thermoplastic yang digunakan untuk zebra cross membutuhkan permukaan jalan yang benar-benar kering agar dapat menempel dengan kuat. Hal ini penting untuk memastikan daya tahan marka tetap optimal dalam jangka panjang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sisi lain, pemerintah mengapresiasi inisiatif warga yang sempat melakukan pengecatan zebra cross secara mandiri. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap keselamatan bersama di jalan raya.
Ke depan, zebra cross yang telah dibuat secara swadaya akan ditata ulang sesuai standar teknis. Penataan ini dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi lapangan agar hasilnya lebih aman dan terintegrasi dengan sistem lalu lintas yang ada.
Pemprov DKI berharap langkah ini dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menciptakan jalan yang lebih ramah bagi semua pengguna. Tidak hanya bagi pengendara, tetapi juga bagi pejalan kaki yang selama ini kerap menjadi kelompok paling rentan di jalan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!