Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

NATO Tolak Gabung dengan AS Blokade Selat Hormuz

📅 Selasa, 14 Apr 2026, 10:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
NATO Tolak Gabung dengan AS Blokade Selat Hormuz Doc: tradeandbusiness.uk
Ket. Bendera AS dan NATO.

LONDON - NATO mengatakan pada hari Senin (13/4), mereka tidak akan terlibat dalam rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memblokade Selat Hormuz.

Aliansi ini malah mengusulkan campur tangan dilakukan hanya setelah pertempuran berakhir, sebuah langkah yang kemungkinan akan membuat Trump marah dan meningkatkan ketegangan dalam aliansi tersebut.

Trump mengatakan militer AS akan bekerja sama dengan negara-negara lain untuk memblokir semua lalu lintas maritim di jalur air tersebut, setelah pembicaraan akhir pekan gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik enam minggu dengan Iran.

Militer AS kemudian menjelaskan bahwa blokade, yang seharusnya dimulai pukul 14.00 GMT (21.00 WIB) pada hari Senin (13/4), hanya akan berlaku untuk kapal yang menuju atau dari pelabuhan Iran.

Sejak dimulainya perang pada 28 Februari, Iran sebagian besar telah memblokir selat tersebut untuk semua kapal selain kapalnya sendiri.

Iran telah berupaya menjadikan kendalinya atas selat tersebut permanen dan mungkin memungut bayaran dari kapal-kapal yang menggunakannya.

"Blokade akan segera dimulai. Negara-negara lain akan terlibat dalam blokade ini," kata Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social pada hari Minggu.

Namun sekutu NATO, termasuk Inggris dan Prancis, mengatakan mereka tidak akan terseret ke dalam konflik dengan ikut serta dalam blokade tersebut, dan mengatakan mereka sedang mengerjakan inisiatif untuk membuka jalur air tersebut, tempat seperlima pasokan minyak global biasanya melewatinya.

Penolakan mereka untuk berpartisipasi adalah poin gesekan lain dengan Trump, yang telah mengancam akan menarik diri dari aliansi militer dan sedang mempertimbangkan untuk menarik beberapa pasukan AS dari Eropa setelah beberapa negara menolak penggunaan wilayah udara mereka oleh pesawat militer AS untuk serangan terhadap Iran.

Tekanan yang Cukup Besar

"Kami tidak mendukung blokade," kata Perdana Menteri Inggris Keir Starmer kepada BBC.

"Keputusan saya sangat jelas bahwa apa pun tekanannya, dan ada beberapa tekanan yang cukup besar, kami tidak akan terseret ke dalam perang," katanya.

Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengatakan kepada pemerintah Eropa bahwa Trump menginginkan komitmen konkret dalam waktu dekat untuk membantu mengamankan Selat Hormuz, kata para diplomat kepada Reuters pekan lalu.

NATO dapat memainkan peran di selat tersebut jika 32 anggotanya dapat menyepakati pembentukan misi, kata Rutte pada 9 April lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.