Nasib Fadly Alberto di Ujung Tanduk, Nova Arianto Tegaskan Tak Ada Tempat bagi Pemain Kungfu di Timnas
📅 Rabu, 29 Apr 2026, 19:15 WIB | Oleh: AlfredJAKARTA - Pelatih Tim Nasional Indonesia U-20, Nova Arianto, menegaskan bahwa aspek perilaku atau attitude menjadi parameter utama dalam proses pemanggilan pemain guna memperkuat skuad Garuda Muda.
"Pastinya ke depan tim nasional akan memanggil sekali lagi pemain-pemain yang baik selain secara kualitas tetapi secara attitude dan semuanya menjadi catatan kami dalam memanggil pemain," kata Nova Arianto kepada awak media di Jakarta, Rabu.
Ia menyampaikan hal itu menanggapi pertanyaan seputar nasib pemain timnas U-20 Fadly Alberto Hengga yang terlibat dalam insiden kekerasan di Elite Pro Academy U-20 (EPA U-20) dalam pertandingan antara Dewa United Banten FC melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20 di Stadion Citarum, Semarang.
Pada pertandingan itu, kericuhan terjadi pada akhir laga, salah satunya diwarnai dengan aksi tendangan kungfu pemain Bhayangkara sekaligus penggawa timnas U-20 Indonesia Fadly Alberto Hengga ke pemain Dewa United Rakha Nurkholis.
Nova mengaku sangat menyayangkan peristiwa kekerasan yang melibatkan Fadly Alberto. Kejadian itu, kata dia, harus menjadi evaluasi mendalam bagi pemain Bhayangkara FC itu agar tidak terulang di kemudian hari.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya bukan mewajarkan tetapi Alberto adalah pemain muda dan saya pikir ini menjadi pelajaran yang baik buat Alberto," katanya.
Nova menegaskan bahwa tim nasional memiliki standar yang tinggi dalam memilih representasi negara di lapangan hijau.
Bagi Nova, kualitas teknik pemain di lapangan harus berjalan selaras dengan kedisiplinan dan perilaku pemain baik di dalam maupun di luar lapangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun, dalam waktu dekat, Nova Arianto akan memanggil pemain-pemain untuk mengisi skuad Garuda Muda menghadapi Piala AFF U-19 2026 yang akan digelar selama 1-14 Juni di Sumatera Utara.
Pelatih asal Jawa Tengah itu belum merinci nama-nama pemain yang akan dipanggil, namun dia menyebutkan tujuh pemain di antaranya merupakan pemain diaspora, termasuk Matthew Baker. Para pemain akan menjalani pemusatan latihan mulai 10 Mei yang diawali di Yogyakarta kemudian bergeser ke Surabaya beberapa hari menjelang perhelatan Piala AFF-19.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!