Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mulai Digerpol Banjir, Terminal Kampung Rambutan Segera Direvitalisasi

📅 Rabu, 25 Mar 2026, 06:11 WIB | Oleh:
Mulai Digerpol Banjir, Terminal Kampung Rambutan Segera Direvitalisasi Doc: ist
Ket. perlu direvitalisasi

JAKARTA – Beberapa waktu belakangan, Terminal Kampung Rambutan kemasukan air saat banjir, Sabtu (21/3). Untuk mengantisipasi banjir lebih parah di masa depan, maka Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta tengah menyiapkan revitalisasi Terminal Kampung Rambutan.

"Tentu untuk jangka menengah dan panjang kita akan lakukan revitalisasi Terminal Kampung Rambutan. Ini masih dibahas untuk antisipasi terjadinya genangan serupa," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat meninjau kesiapan arus balik di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Selasa.

Revitalisasi ini dinilai penting mengingat terminal tersebut telah dibangun sejak tahun 1990-an dan belum mengalami penyesuaian signifikan hingga saat ini. Menurut Syafrin, perkembangan kawasan di sekitar terminal menjadi salah satu pertimbangan utama. Saat ini, kawasan Kampung Rambutan telah terintegrasi dengan berbagai moda transportasi modern seperti LRT Jabodebek dan layanan Transjakarta.

"Kawasan ini akan terus ditingkatkan menjadi kawasan dengan prinsip Transit Oriented Development," ucap Syafrin. Konsep Transit Oriented Development (TOD) sendiri mengedepankan integrasi antar moda transportasi dengan kawasan hunian dan komersial, sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih efisien dan terpusat.

Selain itu, Syafrin mengungkapkan, rencana revitalisasi tersebut saat ini masih dalam tahap perencanaan jangka menengah hingga panjang. Pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kemampuan fiskal Pemprov  Jakarta. "Untuk revitalisasi masih dalam tahap rencana dan akan disesuaikan dengan kapasitas fiskal Jakarta," ucapnya.

Pihaknya juga akan melakukan sejumlah upaya untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Langkah awal yang dilakukan adalah pembersihan menyeluruh pada saluran air di kawasan terminal untuk memastikan tidak ada lagi sumbatan yang dapat menghambat aliran air, terutama saat curah hujan tinggi.

"Yang pertama tentu kami melakukan pembersihan. Saluran air kita pastikan tidak ada sumbatan," ujar Syafrin. Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air Jakarta untuk melakukan penyesuaian infrastruktur, khususnya terkait potensi luapan sungai di sekitar kawasan Terminal Kampung Rambutan.

Koordinasi lintas instansi ini diharapkan mampu meminimalisir risiko genangan di area terminal yang menjadi salah satu simpul transportasi penting di Jakarta Timur tersebut. Dengan berbagai langkah tersebut, Syafrin berharap, Terminal Kampung Rambutan ke depan tidak hanya terbebas dari permasalahan genangan, tetapi juga mampu bertransformasi menjadi simpul transportasi modern yang terintegrasi dan nyaman bagi masyarakat.

Sebelumnya, genangan terjadi di Terminal Bus Kampung Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur sejak Sabtu (21/3) sekitar pukul 21.00 WIB. Genangan tidak hanya terjadi di area terminal dalam kota, tetapi juga meluas hingga area layanan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Bahkan, kantor pengelola terminal dalam kota turut terdampak dengan ketinggian air sekitar lima sentimeter (cm).

"Genangan mulai terjadi sekitar pukul 21.00 dengan ketinggian 30 sentimeter, kemudian mencapai puncaknya sekitar 50 sentimeter pada pukul 01.30. Namun pagi ini air sudah berangsur surut," kata Pengendali Terminal Kampung Rambutan, Mulyono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.