Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menkop: Ratusan Gudang dan Gerai Kopdes Mulai Dibangun

📅 Minggu, 19 Okt 2025, 22:00 WIB | Oleh:
Menkop: Ratusan Gudang dan Gerai Kopdes Mulai Dibangun Doc: Humas Kemenkop
Ket. Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Mendes Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto melakukan peletakan batu pembangunan Gudang dan Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Bekasi.

JAKARTA - Pemerintah mulai membangun 800 unit gudang dan gerai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih secara serentak. Pembangunan fisik ini merupakan bagian dari tahap awal program strategis Koperasi Desa/Kelurahan.

Pembangunan ini dimulai dengan peletakan batu pertama di Desa Wanajaya, Cibitung, Bekasi. Program ini merupakan gagasan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

"Pada tahap awal ini, pembangunan dilakukan di 800 titik di seluruh Indonesia. Ke depan akan terus dikembangkan hingga mencapai 80 ribu Kopdes Merah Putih," kata Menteri Koperasi Ferry Juliantono dalam keterangannya, Sabtu (18/10).​

Kementerian Koperasi bekerja sama dengan kmenterian dan lembaga lain telah merampungkan regulasi teknis. Termasuk, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) untuk mendukung operasional Kopdes mulai Oktober 2025.

Peletakan batu pertama menjadi simbol dimulainya fase operasional koperasi tersebut. Proyek ini juga diatur melalui Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2025.

Ia memastikan, proyek ini akan berlanjut secara bertahap hingga ribuan unit terbangun. "Keterlibatan TNI akan mempercepat proses konstruksi," ujar dia.

Ia menjelaskan, program ini masuk kategori operasi militer non-perang yang memiliki kepentingan strategis. Pemerintah menganggapnya penting untuk mempercepat pembangunan ekonomi desa.

Menurut dia, Kopdes Merah Putih memiliki dua fungsi utama yakni sebagai penyalur kebutuhan pokok dan sebagai offtaker hasil pertanian serta produk UMKM.

Ia mengatakan, kesejahteraan petani dan pelaku ekonomi desa akan meningkat. 

"Dengan gudang dan gerai koperasi ini, rantai pasok lebih pendek dan harga lebih terjangkau," kata dia.

Sementara itu, Menteri Desa Yandri Susanto berharap tidak ada lagi silang pendapat soal program ini. "Kita harus fokus bersama untuk menyukseskannya," ujar Yandri.

Program ini diharapkan bisa memperkuat ketahanan ekonomi desa dan kelurahan. Pemerintah menilai koperasi sebagai solusi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.

Dengan pembangunan serentak di 800 titik, pemerintah menargetkan dampak langsung pada ekonomi lokal. Seluruh proses dilakukan dengan kolaborasi lintas sektor dan sinergi nasional. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.