Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Penularan Superflu, Dinkes DKI Dorong Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

📅 Minggu, 04 Jan 2026, 11:08 WIB | Oleh:
Cegah Penularan Superflu, Dinkes DKI Dorong Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Doc: Antara Foto
Ket. Warga menggunakan masker saat berjalan di Jakarta. Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengimbau kepada masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk mencegah penularan superflu atau influenza A H3N2 subclade K.

Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati saat dihubungi di Jakarta, Minggu, mengatakan, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat seperti mencuci tangan pakai sabun, mengenakan masker jika sedang sakit, menerapkan etika batuk, menghindari menyentuh area wajah, mencukupi asupan nutrisi seimbang, minum air dua liter sehari, istirahat cukup, dan olahraga teratur.

"Segera ke fasilitas kesehatan jika keluhan berlanjut dan waspadai tanda-tanda pneumonia dan pneumonia berat seperti napas cepat, tarikan dinding dada ke dalam, saturasi oksigen kurang dari 92 persen," kata Ani.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui hasil pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) yang diselesaikan pada 25 Desember 2025 mengemukakan subclade K terdeteksi sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.

Kemenkes mencatat 62 kasus influenza A (H3N2) subclade K tersebar di delapan provinsi, dengan jumlah terbanyak di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.



"Kementerian Kesehatan menegaskan situasi influenza A(H3N2) subclade K di Indonesia hingga akhir Desember 2025 masih dalam kondisi terkendali dan tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan (dibandingkan influenza lainnya)," ujar Ani.

Dinkes DKI mencatat kasus penyakit influenza A terus menurun di Jakarta, sejak puncak kasus terjadi di bulan Oktober 2025.

"Demikian juga untuk kasus ISPA dan pneumonia secara umum berdasarkan data yang ada di Dinkes terus turun sejak puncak kasus yang terjadi pada bulan Oktober (2025)," kata dia.

Data Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat secara nasional, kasus penyakit mirip influenza (ILI) meningkat sampai dengan angka 74 persen pada bulan Agustus 2025 yang didominasi dengan Influenza A, dan kecenderungan serupa terjadi di Jakarta.

Adapun untuk ISPA, tercatat 1.966.308 kasus sejak Januari hingga Oktober 2025, dengan peningkatan jumlah kasus yang mulai teridentifikasi sejak Juli 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.