Macet Mulai Lagi karena Sekolah Sudah Masuk. Hari Pertama Belajar di Bangka Tak Ada Masalah
📅 Senin, 12 Jan 2026, 13:44 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
BANGKA – Hari Senin (12/1) banyak sekolah baru mulai hari pertama belajar usai libur panjang. Di Jakarta siap-siap kemacetan bakal mulai lagi berbarengan dengan masuknya pelajar ke sekolah.
Sedangkan di Kabupaten Bangka, Babel, hari pertama belajar berjalan lancer. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Boy Yandra memastikan pelaksanaan belajar mengajar hari pertama masuk sekolah semester genap tahun 2026 berjalan lancar.
"Kami pastikan hari pertama masuk sekolah bagi peserta didik tingkat sekolah dasar sampai sekolah menegah pertama berjalan lancar usai menjalani libur panjang," kata dia di Sungailiat, Senin. Ia mengatakan, seluruh sekolah pada hari pertama masuk sekolah di semester genap tahun 2026, melaksanakan surat edaran nomor 2 tahun 2026 Kemendikdasmen tentang Pagi Ceria dan Upacara Bendera.
"Sebelum menjalan proses belajar, siswa dan guru terlebih dahulu melakukan kegiatan senam pagi kemudian dilanjutkan upacara bendera," jelas Boy Yandra. Program Pagi Ceria dan Upacara bendera, kata dia, memiliki tujuan menumbuhkan semangat kebangsaan dan nasionalisme peserta didik, membangun kebersamaan seluruh warga sekolah.
Kemudian pada semester baru atau genap tahun ini menjadi momentum penting untuk membangun motivasi, disiplin, dan karakter positif serta menciptakan budaya sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Menurut Boy Yandra, pemerintah sangat peduli dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia seperti pemberian makan bergizi gratis yang diberikan setiap hari sekolah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Berbagai program yang dicanangkan pemerintah di dunia pendidikan, semata-mata untuk membentuk generasi bangsa Indonesia berkualitas, berkarakter dan berintegritas," katanya. Dia mengatakan pihaknya bersama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memetakan kebutuhan MBG yang cocok untuk siswa sehingga makanan yang disajikan setiap hari dapat di makan oleh semua siswa.
Bahkan, kata Boy Yandra, ke depan semua guru di sekolah juga akan memperoleh makan bergizi gratis dari pemerintah supaya ada keseimbangan dan hubungan yang baik antara guru dan murid di sekolah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!