Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

LaLiga Catat Rekor Pendapatan Meski Belum Sepenuhnya Pulih dari Dampak COVID-19

📅 Rabu, 23 Apr 2025, 12:55 WIB | Oleh:
LaLiga Catat Rekor Pendapatan Meski Belum Sepenuhnya Pulih dari Dampak COVID-19 Doc: Reuters

LaLiga, liga sepak bola teratas Spanyol, mencatatkan rekor pendapatan komersial pada musim 2023-24 meskipun total pendapatannya mengalami penurunan dibandingkan musim sebelumnya. Liga ini berhasil meraih pendapatan berulang lebih dari lima miliar euro untuk pertama kalinya sejak pandemi COVID-19, meskipun angka ini masih belum mencapai puncak yang tercatat sebelum masa pandemi.

 Pendapatan berulang LaLiga pada musim ini mencapai 5,049 miliar euro, yang berasal dari empat pilar pendapatan tradisional: hari pertandingan, komersial, penyiaran, dan uang hadiah UEFA. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 3,2% dibandingkan musim sebelumnya, yang sebagian besar dipengaruhi oleh tingginya angka kehadiran penggemar di stadion.

Jumlah penonton yang mencapai rekor 16 juta orang, dengan stadion penuh hingga 75,4% dari kapasitas, berkontribusi besar terhadap peningkatan pendapatan hari pertandingan yang melonjak 4,8%. Selain itu, sektor komersial juga mencatatkan peningkatan signifikan, dengan pendapatan naik sebesar 7,4% dan berhasil melampaui satu miliar euro untuk tahun kedua berturut-turut. Keberhasilan ini, menurut Presiden LaLiga, Javier Tebas, adalah hasil dari kebijakan yang tepat dalam menghadapi dampak pandemi.

“Setelah pandemi, kami katakan akan memakan waktu empat atau lima tahun untuk memulihkan kerugian akibat COVID, dan itulah yang terjadi,” ujar Tebas

Namun, meski pendapatan berulang menunjukkan tren positif, total pendapatan LaLiga mengalami penurunan 10% menjadi 5,125 miliar euro pada musim ini, dibandingkan dengan 5,69 miliar euro pada musim lalu. Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh pengaruh dari kesepakatan LaLiga dengan firma ekuitas swasta CVC Capital Partners yang memberikan kontribusi sebesar 1,99 miliar euro pada musim sebelumnya.

“Jika kita abaikan pengaruh tekanan tahun lalu yang mendistorsi jumlah total, kita bisa melihat bahwa kami adalah liga yang berkelanjutan,” tambah Tebas. 

LaLiga sendiri memproyeksikan bahwa jumlah penonton pada musim depan akan meningkat lebih jauh, dengan target mencapai lebih dari 18 juta penggemar. Liga juga yakin bahwa mereka akan dapat memecahkan rekor pendapatan berulang pra-pandemi yang tercatat sebesar 5,065 miliar euro pada musim 2019-20. Dengan antusiasme yang terus tumbuh dari para penggemar dan proyeksi peningkatan jumlah penonton, LaLiga berharap dapat kembali mencatatkan hasil yang lebih baik di masa depan. 

Selain perkembangan keuangan, Tebas juga mengumumkan perubahan pada aturan Financial Fair Play (FFP) yang diterapkan LaLiga. Salah satu perubahan signifikan adalah pengenalan batasan upah minimum yang kini ditetapkan sebesar 30% dari omzet klub.

Kebijakan ini dimaksudkan untuk mencegah klub-klub yang mengalami kesulitan keuangan, seperti Sevilla dan Barcelona, dari membebani anggaran mereka dengan pengeluaran yang tidak seimbang. Dengan kebijakan ini, LaLiga berharap dapat menjaga kestabilan finansial klub-klubnya dan memastikan bahwa mereka tidak terjerat dalam masalah keuangan yang bisa mempengaruhi kinerja di lapangan.

Ketegangan antara Barcelona dan LaLiga mengenai pendaftaran pemain baru juga mencuat dalam beberapa bulan terakhir. Barcelona berjuang keras untuk mendaftarkan pemain-pemain seperti Dani Olmo dan Pau Victor, yang sempat terkendala aturan Financial Fair Play.

Setelah proses hukum yang panjang, Dewan Olahraga Nasional Spanyol (CSD) akhirnya mengizinkan kedua pemain tersebut untuk bermain hingga akhir musim. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun LaLiga telah mengimplementasikan aturan yang lebih ketat, ada tantangan dalam menegakkan regulasi tersebut, terutama bagi klub-klub besar yang memiliki anggaran besar seperti Barcelona.

Dengan berbagai perubahan ini, LaLiga berusaha untuk tetap berada di jalur yang benar menuju pemulihan penuh setelah dampak pandemi dan berusaha menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan bagi klub-klub sepak bola di Spanyol.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Menlu Marco Rubio Tegaskan ...
Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.