Kuwait Kecam Serangan Rudal Iran
📅 Kamis, 04 Jun 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiISTANBUL – Pemerintah Kuwait pada Rabu (3/6) mengecam keras serangan rudal balistik dan pesawat nirawak (drone) yang dilancarkan Iran ke wilayahnya. Serangan tersebut menyebabkan satu orang tewas, puluhan lainnya terluka, serta merusak sejumlah fasilitas vital, termasuk misi diplomatik dan kawasan Bandara Internasional Kuwait.
Dikutip dari Antara, dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Kuwait menyebut serangan yang terjadi pada Rabu dini hari itu sebagai tindakan agresi yang menyasar fasilitas sipil dan infrastruktur penting negara.
“Serangan brutal dan berkelanjutan” Iran tersebut telah mengakibatkan korban jiwa, korban luka, dan kerusakan pada sejumlah fasilitas strategis, termasuk misi diplomatik, kata kementerian tersebut.
Kuwait menegaskan memiliki “hak penuh dan melekat” untuk mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu sebagai respons atas serangan tersebut sesuai dengan hukum internasional.
Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Kesehatan Kuwait Abdullah Al-Sanad mengatakan lebih dari 60 orang mengalami luka-luka akibat serangan rudal dan drone Iran.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Sejak jam-jam pertama serangan Iran terhadap Kuwait, sistem pelayanan kesehatan telah dimobilisasi sepenuhnya. Sebanyak 63 korban luka telah dilarikan ke rumah sakit dan tujuh operasi darurat telah dilakukan,” ujar Al-Sanad.
Ia menjelaskan para korban terdiri atas penumpang dan staf bandara dengan tingkat cedera yang beragam, mulai dari patah tulang, trauma kepala hingga luka bakar.
Operasi Balasan
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan serangan tersebut merupakan bagian dari operasi balasan yang menargetkan fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Kementerian Luar Negeri Iran kemudian mengeklaim serangan terhadap Pulau Qeshm diluncurkan dari sejumlah negara kawasan dan menyebut Kuwait sebagai salah satu pihak yang bertanggung jawab.
Namun, Kementerian Pertahanan Kuwait menyatakan sebagian besar rudal dan drone berhasil dihalau oleh sistem pertahanan negara tersebut.
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) juga menyebut rudal-rudal Iran yang diarahkan ke Kuwait dan Bahrain telah berhasil dicegat atau jatuh sebelum mencapai sasaran. CENTCOM menambahkan pihaknya turut menembak jatuh sejumlah drone sehingga tidak ada korban maupun kerusakan pada personel dan fasilitas militer AS.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!