Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KRL Line Bekasi Tabrak Taksi Hijau, Penumpang Argo Bromo Anggrek Terdampak Perpindahan Jalur

📅 Senin, 27 Apr 2026, 22:12 WIB | Oleh:
KRL Line Bekasi Tabrak Taksi Hijau, Penumpang Argo Bromo Anggrek Terdampak Perpindahan Jalur Doc: Istimewa
Ket. Insiden operasional terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta, pada Minggu (27/4), yang melibatkan KRL Commuter Line Bekasi, sebuah taksi hijau, serta KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya. Peristiwa tersebut berdampak pada perjalanan kereta api dan menimbulkan kepanikan penumpang di lokasi.

JAKARTA - Insiden operasional terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta, pada Minggu (27/4), yang melibatkan KRL Commuter Line Bekasi, sebuah taksi hijau, serta KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya. Peristiwa tersebut berdampak pada perjalanan kereta api dan menimbulkan kepanikan penumpang di lokasi.

Berdasarkan informasi awal, insiden bermula ketika KRL Line Bekasi menabrak sebuah taksi hijau di sekitar jalur lintasan. Dalam situasi tersebut, KA Argo Bromo Anggrek yang melakukan perpindahan jalur turut terdampak karena di Stasiun Bekasi Timur terdapat KRL Line Bekasi yang sedang berhenti normal.

Akibat kejadian itu, perjalanan kereta sempat terganggu dan petugas langsung melakukan penanganan darurat di lokasi. Evakuasi terhadap penumpang dan awak sarana menjadi prioritas utama guna memastikan keselamatan seluruh pihak yang terlibat.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut. Perusahaan menegaskan seluruh upaya saat ini difokuskan pada proses evakuasi serta penanganan korban di lapangan.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan petugas mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik mungkin. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait di lapangan," ujar Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba.

KAI menyebut situasi ini menimbulkan kekhawatiran bagi pelanggan maupun keluarga yang menunggu kabar. Karena itu, koordinasi intensif dilakukan bersama petugas lapangan, aparat terkait, serta tim medis guna mempercepat proses penanganan.

Selain fokus pada evakuasi, petugas juga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap rangkaian kereta dan kondisi jalur untuk memastikan keamanan operasional. Langkah ini penting agar perjalanan kereta berikutnya dapat kembali berjalan normal tanpa risiko tambahan.

Hingga saat ini, KAI masih terus melakukan pendataan terkait jumlah korban maupun dampak operasional akibat insiden tersebut. Informasi resmi akan disampaikan secara berkala sesuai perkembangan penanganan di lapangan.

Penumpang yang membutuhkan informasi lebih lanjut diminta menghubungi layanan resmi KAI melalui WhatsApp 0811-2223-3121 atau Call Center 121. KAI juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu informasi resmi dari pihak berwenang.

Insiden di Bekasi Timur ini kembali menjadi perhatian serius terkait keselamatan operasional transportasi rel. Evaluasi menyeluruh dipastikan akan dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.