Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Krisis Perumahan Jerman Belum Menunjukkan Tanda Mereda

📅 Rabu, 20 Mar 2024, 00:39 WIB | Oleh:
Krisis Perumahan Jerman Belum Menunjukkan Tanda Mereda Doc: ISTIMEWA

BERLIN - Kantor Statistik Federal Jerman (Destatis), pada Senin (18/3), menyatakan bahwa krisis perumahan Jerman belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda, dengan penurunan 23,5 persen dalam hal jumlah izin bangunan tempat tinggal yang dikeluarkan pada Januari 2024 dibandingkan periode yang sama pada 2023.

Menurut Destatis, hanya terdapat 16.800 apartemen yang mengantongi izin bangunan pada Januari. Sementara tahun lalu, total 260.100 izin bangunan dikeluarkan untuk apartemen, yang merupakan tingkat terendah sejak 2012.

"Tahun baru dimulai dengan berlanjutnya berita buruk untuk pembangunan tempat tinggal," ujar Felix Pakleppa, Kepala Eksekutif Federasi Konstruksi Jerman (ZDB), dalam sebuah pernyataan, seraya memperingatkan kurangnya izin bangunan saat ini akan memicu minimnya pesanan dan apartemen di masa mendatang.

Pakleppa menuturkan kepada Xinhua bahwa sulit untuk mengatakan kapan situasi ini akan kembali mereda. Untuk tahun ini, diperkirakan terdapat 235.000 rumah yang selesai dibangun. Penurunan suku bunga dan lingkungan pendanaan yang andal penting untuk membuat aktivitas pembangunan kembali berjalan.

Usai memuncak di angka lebih dari 4 persen, suku bunga untuk kredit bangunan 10 tahun mulai stabil di kisaran 3,5 persen, menurut broker hipotek Interhyp. Angka tersebut masih berada jauh di atas suku bunga pada dekade sebelum inflasi mulai meroket akibat konflik Russia-Ukraina.

Resesi Ekonomi

Pemerintah Jerman gagal memenuhi target tahunannya yakni 400.000 apartemen sejak 2021. Sehubungan dengan adanya resesi ekonomi, Menteri Pembangunan Jerman, Klara Geywitz, menuturkan penting untuk kembali ke jalur yang benar, alih-alih memangkas kapasitas.

Sementara itu, antusiasme terhadap pembangunan tempat tinggal mencapai titik terendah dalam sejarah seiring dengan meningkatnya pembatalan, menurut Institut Riset Ekonomi Ifo (Ifo Institute for Economic Research). "Saat ini, tidak ada harapan untuk pembangunan tempat tinggal," kata pakar Ifo, Klaus Wohlrabe, pekan lalu.

Kalkulasi yang dilakukan oleh Federasi Properti Jerman (ZTA) menunjukkan adanya kekurangan sebanyak 600.000 apartemen di ekonomi terbesar Eropa tersebut tahun ini. Kekurangan ini diperkirakan akan meningkat menjadi 830.000 per 2027 mendatang.

"Situasi di pasar perumahan semakin memburuk ... penurunan aktivitas pembangunan tempat tinggal sangat mengkhawatirkan," tutur Lukas Siebenkotten, Presiden Asosiasi Penyewa Jerman (DMB), pada akhir Februari, seraya memperingatkan bahwa semakin banyak penyewa menghadapi berbagai tantangan eksistensial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.