Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korut Sebut Kerja Sama dengan Rusia adalah Hal Wajar bagi Negara Tetangga

📅 Senin, 25 Sep 2023, 14:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korut Sebut Kerja Sama dengan Rusia adalah Hal Wajar bagi Negara Tetangga Doc: CNA/Reuters/KCNA
Ket. Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri pertemuan di Kosmodrom Vostochny di wilayah Amur timur jauh Rusia pada 13 September 2023.

SEOUL - Korea Utara pada Senin (25/9) mengecam Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol karena mengkritik kerja samanya dengan Moskow setelah kunjungan Kim Jong Un ke Rusia.

Korea Utara menyebutkan kerja sama tersebut "wajar" dan "normal" bagi negara tetangga untuk menjaga hubungan dekat.

Yoon, yang berbicara di Majelis Umum PBB pekan lalu, mengatakan, jika Rusia membantu Korea Utara meningkatkan program persenjataannya sebagai imbalan atas bantuan perangnya di Ukraina, hal itu dianggap sebagai provokasi langsung.

Dalam artikel yang dimuat kantor berita KCNA, Korea Utara mengecam Yoon karena memfitnah kerja sama persahabatannya dengan Rusia dengan "ganas". Ia mengatakan Yoon bertindak sebagai "corong"-nya Amerika Serikat.

"Hal yang wajar dan normal bagi negara-negara tetangga untuk menjaga hubungan dekat satu sama lain, dan tidak ada alasan untuk menganggap praktik tersebut sebagai hal yang patut dipertanggungjawabkan," katanya.

Kim kembali ke negaranya pekan lalu dari perjalanannya selama seminggu ke Rusia dimana ia dan Presiden Vladimir Putin sepakat untuk meningkatkan kerja sama militer dan ekonomi.

Para pejabat AS dan Korea Selatan menyatakan kekhawatirannya Rusia mungkin berusaha memperoleh amunisi dari Korea Utara untuk menambah persediaan amunisi yang semakin menipis untuk perang di Ukraina. Sementara Pyongyang mencari bantuan teknologi untuk program nuklir dan rudalnya.

Segala kegiatan yang membantu program senjata Korea Utara dilarang berdasarkan resolusi Dewan Keamanan PBB.

"Kebijakan luar negeri DPRK … tidak akan terikat pada apa pun, dan hubungan persahabatan dan kerja sama dengan negara-negara tetangga dekatnya akan terus tumbuh lebih kuat," kata komentar tersebut, mengacu pada nama resmi Korea Utara, Republik Rakyat Demokratik Korea (DPRK).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.