Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korut Gelar Parade Militer Peringati Gencatan Senjata Perang Korea

📅 Jumat, 28 Jul 2023, 09:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korut Gelar Parade Militer Peringati Gencatan Senjata Perang Korea Doc: Yonhap/KCNA
Ket. Foto yang dimuat Kantor Berita Pusat Korea resmi Korea Utara pada 28 Juli 2023 ini menunjukkan Korea Utara mengadakan parade militer di Pyongyang sehari sebelumnya untuk memperingati 70 tahun gencatan senjata Perang Korea, yang dirayakan sebagai Hari Kemenangan di Korea Utara.

SEOUL - Korea Utara (Korut) mengadakan parade militer di Pyongyang pada Kamis (27/7) untuk menandai 70 tahun penandatanganan gencatan senjata Perang Korea pada 1950-53, yang dirayakan di negara itu sebagai Hari Kemenangan.

Acara itu dimulai setelah upacara pra-parade yang dimulai pada pukul 20.00 waktu setempat (18.00 WIB), kata seorang sumber, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Belum diketahui apakah pemimpin Korut Kim Jong-un menghadiri parade tersebut. Rezim yang tertutup itu biasanya memanfaatkan acara semacam itu untuk menampilkan senjata baru yang besar dan memupuk kesatuan internal.

Menjelang parade tersebut, sejumlah kantor media mengutip analisis citra satelit komersial yang mengindikasikan adanya mobilisasi pasukan dan peralatan untuk latihan.

Beberapa tanda juga terdeteksi bahwa Korut bersiap untuk pertunjukan udara malam hari yang menampilkan pesawat tempur dan aset lainnya, menurut seorang sumber.

Untuk memperingati perayaan bersejarah itu, Korut mengundang sejumlah delegasi senior dari Beijing dan Moskow, yang mendukung Pyongyang selama konflik pada Perang Dingin selama tiga tahun itu.

Delegasi Rusia yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan Sergei Shoigu dan delegasi Tiongkok yang dipimpin oleh Li Hongzhong, seorang anggota Politbiro Partai Komunis Tiongkok (CCP), tiba di Pyongyang pekan ini untuk turut serta dalam acara perayaan tersebut, menurut media resmi Korut.

Kim menghadiri pameran senjata dengan Shoigu di Pyongyang pada Rabu (26/7), yang menampilkan berbagai persenjataan baru, termasuk pesawat tanpa awak yang tampaknya meniru model pesawat pengintai Amerika Serikat (AS) Global Hawk.

Kedua belah pihak juga menggelar perundingan terpisah dalam membahas isu pertahanan.

Pemimpin Korut tersebut juga bertemu dengan Li pada hari yang sama, di mana pejabat CCP itu menyampaikan surat dari Presiden Tiongkok Xi Jinping, menurut laporan media resmi.

Parade tersebut dilakukan saat rezim Korut telah menggandakan program pengembangan senjata, mengkritik apa yang mereka sebut sebagai kebijakan "bermusuhan" AS terhadap negara itu.

Sejumlah pengamat memperkirakan parade tersebut akan memamerkan rudal balistik antarbenua (ICBM), rudal balistik yang diluncurkan kapal selam, serta rudal jelajah strategis Hwasal-1 dan Hwasal-2.

Drone serangan nuklir bawah air "Haeil" dan hulu ledak nuklir taktis Hwasan-31 juga dapat ditampilkan, kata mereka.

Sejak Kim mengambil alih kekuasaan setelah kematian ayahnya pada akhir 2011, rezimnya telah menggelar 14 parade militer, termasuk yang terbaru ini.

Parade terakhir sebelumnya digelar pada Februari lalu untuk menandai 75 tahun berdirinya angkatan bersenjata. Negara itu menampilkan ICBM berbahan bakar padat Hwasong-18 untuk pertama kalinya selama parade tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.