Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Konsumsi Kopi RI Melesat 50%, Kemenperin Gaspol Cetak Roaster Bersertifikat

📅 Sabtu, 25 Apr 2026, 18:57 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Konsumsi Kopi RI Melesat 50%, Kemenperin Gaspol Cetak Roaster Bersertifikat Doc: istimewa
Ket. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kualitas industri kopi nasional lewat peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Langkah ini diambil merespons tren konsumsi kopi yang melonjak dalam 10 tahun terakhir

JAKARTA— Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kualitas industri kopi nasional lewat peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Langkah ini diambil merespons tren konsumsi kopi yang melonjak dalam 10 tahun terakhir.

Melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA), Kemenperin tidak hanya fokus di sektor hulu, tetapi juga mendorong kemampuan pelaku industri di seluruh rantai pengolahan kopi. Tujuannya agar produk akhir memiliki cita rasa khas dan mutu tinggi.

“Seiring naiknya konsumsi dan berkembangnya industri kopi di Indonesia, tuntutan terhadap kualitas produk kopi juga semakin tinggi. Konsumen sekarang tidak sekadar minum kopi, tapi juga paham dan menghargai kualitas, cita rasa, serta keunikan tiap sajian,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Sabtu (25/4).

Data Organisasi Kopi Dunia (ICO) mencatat konsumsi kopi Indonesia tumbuh 50,02% dalam satu dekade terakhir. Sementara Euromonitor menyebut pertumbuhan kafe di Indonesia mencapai 16% per tahun.

Menurut Menperin, maraknya budaya ngopi di kafe membuat konsumen makin selektif terhadap kualitas dan karakter kopi. Karena itu, tiap tahap pengolahan harus diperhatikan, terutama proses penyangraian atau _roasting_ yang menentukan mutu produk akhir.

17 IKM Ikut Sertifikasi di Kemayoran

Sebagai pembinaan IKM, Ditjen IKMA menggelar Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi SDM Penyangraian Biji Kopi di Amuya Coffee Academy, Kemayoran, Jakarta Pusat, 15–16 April 2026. Kegiatan diikuti 17 peserta dari IKM kopi wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

“Fasilitasi ini kami gelar untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan SDM IKM kopi, khususnya tim penyangrai atau _coffee roaster_, dalam hal teknis dan kompetensi penyangraian serta meningkatkan daya saing dan kualitas IKM kopi,” ujar Dirjen IKMA Reni Yanita.

Data SIINas mencatat ada 1.501 unit IKM olahan kopi dan 78 perusahaan industri besar di sektor tersebut. Selain itu, terdapat 21 sentra IKM olahan kopi yang tersebar di berbagai daerah.

Reni menegaskan, peningkatan kualitas IKM kopi jadi bagian dari upaya memaksimalkan potensi industri kopi nasional. Langkah ini juga untuk mempertahankan posisi Indonesia sebagai produsen kopi terbesar keempat dunia setelah Brasil, Vietnam, dan Kolombia.

Data BPS menunjukkan, pada 2024 volume ekspor kopi olahan Indonesia mencapai 117,5 ribu ton. Negara tujuan utama meliputi Malaysia, Timor Leste, Tiongkok, Filipina, dan Arab Saudi.

Direktur IKM Pangan, Furnitur, dan Bahan Bangunan, Afrizal Haris, menambahkan sertifikasi _roasting_ jadi pengakuan resmi atas keterampilan dan pengetahuan pelaku IKM kopi. Selain menjamin standar kompetensi, sertifikasi meningkatkan kredibilitas usaha di mata konsumen, mitra bisnis, dan pasar yang lebih luas.

“Dengan adanya sertifikasi kompetensi penyangraian biji kopi ini diharapkan pelaku IKM kopi mampu meningkatkan daya saing, memperluas akses pasar, serta naik kelas menjadi industri yang lebih profesional dan berkelanjutan,” tutup Afrizal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Menlu Marco Rubio Tegaskan ...
Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.